- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Ada Laporan Dugaan Dinasti di Perusda Kaltim, Komisi II : Kita Tindaklanjuti

Keterangan Gambar : Foto : Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono menyebut bahwa pihaknya menerima surat dari masyarakat menyoal Perusahaan Daerah (Perusda) Kaltim yang diduga sebagai wadah yang diisi oleh sanak keluarga.
"Kita bakal menelusuri komponen Perusda yang domainnya Pemprov Kaltim ini," ucap pria yang akrab disapa Tio ini, Selasa (30/8/2022).
Tio menerangkan nantinya akan meminta struktur pengurus Perusda yang ada, supaya dari dewan juga dapat melakukan penelusuran dan pembuktian dari surat kritikan yang diajukan kepada komisinya.
Baca Lainnya :
- Raperda Kaltim Tentang Kesenian Disegerakan Rampung0
- Perubahan APBD Kaltim 2022 Melonjak Tajam, Dewan Harap Ada Tambahan untuk Infrastruktur0
- Potensi Inflasi Meningkat, DPRD Kaltim sebut Perlu Diantisipasi0
- Bantuan Sektor Infrastruktur dari APBN Meningkat0
- Alokasi Anggaran Pendidikan dalam APBD Kaltim Belum 20 Persen0
"Tentu kami akan bekerja, surat ini juga akan kami tembuskan ke Pemprov Kaltim agar dapat menjadi perhatian, kemudian kami juga akan meminta susunan jajaran pengurusnya, tapi diakui untuk menelusuri aduan tentang dinasti itu kemungkinan juga akan sulit kecuali ada kartu keluarganya," akunya.
Menurut dia, hal terpenting yakni perusda dapat produktif baik itu dari kegiatan, pendapatan serta rapat memetakan potensi bisnis yang dapat digali.
"Sekalipun di dalam Perusda itu ada saudaranya atau anaknya tapi mereka memiliki kapasitas di bidang itu menurut saya tidak masalah yang penting bisa produktif," sebut Tio.
Hal seperti ini lanjut Tio, merupakan tamparan keras bagi Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim agar dapat bekerja lebih baik lagi. Maka dari itu ia mengharapkan agar masyarakat dapat ikut memantau perkembangan dan memberi kritikan yang membangun agar kedepannya lebih baik lagi. (Ar/ADV/DPRDKaltim)










.jpg)
