- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Perubahan APBD Kaltim 2022 Melonjak Tajam, Dewan Harap Ada Tambahan untuk Infrastruktur

Keterangan Gambar : Foto : Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK (Ar)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim alami kenaikan, baik pada Perubahan APBD 2022 maupun APBD 2023.
Hal itu terlihat dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2022 dan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) PPAS APBD 2023 yang baru ditandatangani berita acara kesepakatannya beberapa waktu lalu.
Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK mengatakan terjadi peningkatan pada KUPA PPAS 2022 sekitar Rp 3 triliun sehingga besaran APBD Perubahan 2022 menjadi Rp 14,87 triliun.
Baca Lainnya :
- Potensi Inflasi Meningkat, DPRD Kaltim sebut Perlu Diantisipasi0
- Bantuan Sektor Infrastruktur dari APBN Meningkat0
- Alokasi Anggaran Pendidikan dalam APBD Kaltim Belum 20 Persen0
- Keterlambatan Lelang Disinyalir Penyebab Serapan Anggaran PUPR Rendah0
- Soroti RSUD AW Syahranie, Komisi IV DPRD Kaltim Sinyalir Banyak Persoalan Tak Selesai0
"Ada beberapa hal yang tidak terakomodir, kemudian hal-hal yang lain menyangkut tentang bencana," kata Makmur, Senin (29/8/2022).
Sementara, pada APBD 2023 mengalami peningkatan awalnya sebesar Rp 11,5 triliun menjadi Rp 15,10 triliun.
Mantan Bupati Berau ini berharap agar dapat memenuhi kebutuhan penting untuk masyarakat Kaltim terutama mengenai infrastruktur.
"Karena ada peningkatan, kita berharap ada tambahan untuk infrastruktur, " harap Politisi Golkar ini. (Ar/ADV/DPRDKaltim)










.jpg)
