- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Raperda Kaltim Tentang Kesenian Disegerakan Rampung

Keterangan Gambar : Foto : Ketua Pansus Raperda Kesenian Sarkowi V Zahry (Ar)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Panitia Khusus (Pansus) pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kesenian libatkan seluruh pihak untuk mengakomodir usulan yang masuk.
Ketua Pansus Raperda Kesenian, Sarkowi V Zahry mengatakan pihaknya telah mengundang sanggar seni, dewan kesenian, Biro Hukum Setdaprov Kaltim, Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, mengundang sejumlah instansi dan pihak terkait itu juga menurutnya salah satu upaya agar dikemudian hari Raperda yang kelak akan disahkan menjadi Perda dapat hadir sesuai dengan harapan.
"Maka dari itu kami sudah melakukan hearing dengan sejumlah pihak untuk melakukan pengayaan terhadap Raperda tersebut," ucapnya. Selasa (30/8/2022).
Baca Lainnya :
- Perubahan APBD Kaltim 2022 Melonjak Tajam, Dewan Harap Ada Tambahan untuk Infrastruktur0
- Potensi Inflasi Meningkat, DPRD Kaltim sebut Perlu Diantisipasi0
- Bantuan Sektor Infrastruktur dari APBN Meningkat0
- Alokasi Anggaran Pendidikan dalam APBD Kaltim Belum 20 Persen0
- Keterlambatan Lelang Disinyalir Penyebab Serapan Anggaran PUPR Rendah0
Dari pemanggilan berbagai pihak yang terkait ke depannya diharapkan hadirnya Perda dapat memberikan perhatian lebih pada bidang kesenian yang ada di Kaltim.
"Jadi penganggarannya diharapkan jelas, perhatiannya jelas, mekanisme-mekanisme ketika harus mengirim utusan atau penampilan itu harus menjadi jelas, termasuk jika ada oknum yang menghalangi pementasan kesenian akan ada sanksinya," ujarnya.
Sarkowi menyebut adanya regulasi yang tengah digodok ini merupakan salah satu hal yang sangat diharapkan oleh masyarakat seni, tak heran jika dalam pembentukannya juga disambut dengan antusias oleh pejuang kesenian.
"Ini juga merupakan penantian yang lama bagi mereka, akan kami upayakan secepatnya," ujar dia. (Ar/ADV/DPRDKaltim)










.jpg)
