- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Tali Sida Memajukan Investasi, Kepala DPM-PTSP Bontang: Penting di Era Digital

ANALOG NEWS - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kalimantan Timur meluncurkan platform digital bernama Tali Sida sebagai bagian dari upaya meningkatkan promosi potensi daerah.
Tali Sida berfungsi sebagai jembatan informasi antara pemerintah daerah, investor, dan wisatawan, menyediakan data komprehensif tentang peluang investasi, keindahan alam, budaya, serta produk lokal khas Kalimantan Timur.
Platform ini dilengkapi dengan fitur interaktif yang memungkinkan pengguna untuk berkonsultasi langsung dengan DPM-PTSP, mempercepat proses perizinan, dan memberikan kepastian hukum bagi para investor.
Baca Lainnya :
- Pemkot Terus Berupaya Perbaiki Pelayanan IUMK DPM-PTSP Bontang0
- Kendala dan Solusi Pengurusan IUMK DPM-PTSP Bontang0
- Proses Pengurusan IUMK DPM-PTSP Bontang0
- Pemkot Bontang Dukung Peningkatan Standar Kebersihan Rumah Makan dan Resto0
- DPM-PTSP Bontang Jelaskan Pentingnya Sertifikat Kelayakan Rumah Makan dan Resto0
Kepala DPM-PTSP Bontang, Aspiannur, menilai bahwa Tali Sida adalah langkah penting dalam era digitalisasi yang mendukung promosi daerah.
"Tali Sida membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan investor untuk mengenal lebih jauh tentang potensi Bontang dan Kaltim. Ini menunjukkan komitmen kami untuk transparansi dan kemudahan dalam berinvestasi di daerah ini," katanya.
Aspiannur juga menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam meningkatkan daya tarik Bontang sebagai destinasi investasi yang potensial, sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam memajukan ekonomi digital di seluruh Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem investasi yang kondusif di Kalimantan Timur, memperkuat daya saing daerah, dan membuka peluang lebih besar untuk pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi dan kunjungan wisatawan. (ADV)










.jpg)
