- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Rakerda Bangga Kencana, Pj Gubernur Sulbar Target Penurunan Stunting 10 Persen

Keterangan Gambar : Foto bersama, Pj Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrulloh
ANALOGNEWS.id, SULBAR - Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh menghadiri Rakerda program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) dan percepatan penurunan angka stunting di provinsi Sulbar 2024.
Program yang bertemakan optimalisasi bonus demografi dan peningkatan SDM menuju Indonesia emas 2045, berlangsung di ballroom D’Maleo Hotel, Mamuju, Sulbar, 26 hingga 28 April 2024.
Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan, Rakerda program Bangga Kencana dan percepatan penurunan angka stunting sangatlah penting untuk dilakukan di Sulbar.
Baca Lainnya :
- BKKBN RI Apresiasi Capaian Pj Gubernur Sulbar Turunkan Angka Stunting0
- Seminar Nasional APHTN-HAN 2024, Prof Zudan Arif Fakrulloh: Asosiasi Turut Andil Membangun Lima Tahu0
- Pj Gubernur Sulbar Akan Terapkan Kurikulum Lokal0
- Tokoh Pendiri Sulbar Beri Penghargaan Pj Gubernur Sulbar0
- Jadi Pengedar Sabu, Pemuda 18 Tahun di Bontang Ditangkap Polisi0
“Saya anggap sangat penting karena subyeknya adalah penduduk. Jadi, yang kita bangun adalah manusianya.
Tahun ini kita target 10 persen penurunan angka stunting di Sulbar,” kata Prof Zudan
Sehingga, kata Sestama BNPP itu, program Bangga Kencana dan percepatan penurunan angka stunting menjadi tugas bersama. Sehingga, hasilnya optimal.
“Kita harus sama-sama dalam penanganan stunting karena yang diurusi adalah manusianya. Mulai dari mencegah perkawinan anak, mendorong pasar kerja, setelah itu meningkat pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Kepala BKKBN Sulbar, Rezky Murwanto menjelaskan, Rakerda yang digelar sejak Jumat, 26 April 2024 kemarin merupakan salah satu wujud keseriusan BKKBN Sulbar dalam mendukung visi dan misi BKKBN berdasarkan peraturan Kepala BKKBN nomor 6 tahun 2020.
“Yakni mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang guna mendukung tercapainya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,” pungkas Rezky Murwanto. (adv)










.jpg)
