- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Seminar Nasional APHTN-HAN 2024, Prof Zudan Arif Fakrulloh: Asosiasi Turut Andil Membangun Lima Tahu

Keterangan Gambar : Pj Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullohoh
ANALOGNEWS.id, SULBAR - Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh menjadi narasumber pada seminar nasional yang dilaksanakan Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara – Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN ) 2024, di Hotel Hyatt Place, Jumat 26 April 2024.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka rapat kerja nasional APHTN-HAN dengan mengangkat tema “Penataan kabinet pemerintahan presidensial di Indonesia: Refleksi dan proyeksi konstitusional.
Dalam pemaparan materinya, Prof Zudan mengatakan lima tahun ke depan semua instansi bergerak demi kemajuan bangsa. Meskipun dirinya dosen yang lebih banyak di birokrasi daripada di kampus, namun dirinya menceritakan bagaimana menjadi Pj Gubernur sebanyak dua kali, hingga jabatan di Kementerian.
Baca Lainnya :
- Pj Gubernur Sulbar Akan Terapkan Kurikulum Lokal0
- Tokoh Pendiri Sulbar Beri Penghargaan Pj Gubernur Sulbar0
- Jadi Pengedar Sabu, Pemuda 18 Tahun di Bontang Ditangkap Polisi0
- Momen Haru di Buka Puasa Bersama Bupati Edi Damansyah, Ibu Hamil Menangkan Hadiah Umrah0
- Pemprov Kaltim Buka Pendaftaran Beasiswa 2024 untuk 31 Ribu Orang0
“Selama menjabat Gubernur belum pernah ada asosiasi yang datang menawarkan kerjasama. Makanya saya ambil topik peran asosiasi dalam lima tahun ke depan seperti apa,” kata Prof Zudan.
Ia menambahkan semua asosiasi yang ada diharap bisa memberikan masukan dan saran pembangunan bagi Sulbar.
“Apalagi Indonesia saat ini berada di lima tingkatan peradaban. Baru kita lihat masih ada daerah masih dikenalkan literasi membaca. Jadi keberagaman kita itu mulai 1.1 sampai masuk era digitalisasi,” tambahnya.
Sehingga, bagaimana program yang tertuang di dalam RPJMD itu bisa memahami keberagaman Indonesia.
“Jadi sekarang bagaimana kita mendesain pembangunan daerah betul-betul tepat sasaran. Mulai dari perencanaannya sampai pembangunan,” ujarnya.
Selain itu, dia meminta APHTN-AN mendesain urusan umum pemerintahan yang bisa diterapkan oleh para bupati dan wakil bupati.
“Banyak sekali undang-undang daerah yang perlu dirubah dan diinovasi, sehingga pemerintah lima tahun kedepan bekerja sesuai harapan masyarakat,” tandasnya. (adv)










.jpg)
