- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Presiden Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende

Keterangan Gambar : Presiden pimpin upacara Hari LAhir Pancasila di Ende, NTT - int
ANALOGNEWS.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi gelar Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengajak anak muda bangsa untuk membumikan Pancasila.
"Dari Kota Ende, saya mengajak seluruh anak bangsa di mana pun berada untuk bersama-sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata Jokowi dalam amanatnya di Lapangan Pancasila, Rabu (1/6/2022) pagi, mengutip Tempo.
Baca Lainnya :
- Penyidik Polres Bone Kalah Praperadilan, SP3 Kasus Tanah yang Libatkan Sekdes Dibatalkan0
- Abdul Samad Janji Alokasikan Pokir untuk Normalisasi Drainase di RT 12 Api-Api0
- Dinikahkan Presiden, Ketua MK Sah Jadi Suami Adik Jokowi0
- Puan Kembali Matikan Mikrofon Saat Rapat Paripurna, Begini Kata Pengamat0
- Rusia Siap Bantu Pembangunan IKN di Kalimantan Timur0
Kota Ende sendiri merupakan kota bersejarah. Di kota ini, Sang Proklamator Bung Karno merenungkan dan merumuskan Pancasila.
Presiden menyebut Pancasila bukan hanya mempersatukan masyarakat, melainkan menjadi bintang penuntun ketika bangsa menghadapi ujian. Hal itu telah dibuktikan berkali-kali dalam perjalanan sejarah bangsa dan negara karena masyarakat berlandaskan Pancasila.
Presiden juga mengingatkan masyarakat harus betul mengamalkan Pancasila dan memperjuangkan untuk mewujudkan sistem masyarakat, kebangsaan, dan kenegaraan.
Jokowi meminta agar ada implementasi tata kelola pemerintahan yang menjiwai interaksi sesama anak bangsa.
"Inilah tugas kita bersama. Tugas seluruh komponen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadirannya dan manfaatnya bagi seluruh tumpah darah," kata Presiden.
Jokowi menjelaskan situasi dunia masih diliputi pandemi COVID-19 dan krisis energi, pangan, kemiskinan, serta perang.
Oleh karena itu, sebagai pemegang mandat Presidensi G20 pada tahun 2022, Indonesia mengajak seluruh negara maju untuk membangun sistem kesehatan global yang bisa menghadapi krisis pada masa depan.
"Tentu perlu tata kelola sehat dan berperikemanusiaan dan berperikeadilan," katanya.
Pada akhir amanatnya, Presiden mengajak seluruh pemimpin pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pemimpin lain untuk menjadi teladan dan contoh dalam mengaktualisasikan nilai Pancasila.
"Memperkokoh nilai Pancasila, mewujudkan Indonesia maju dan cita-cita proklamasi kemerdekaan," kata Presiden menutup amanatnya di peringatan Hari Lahir Pancasila. (An)










.jpg)
