- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
- Kapal Fiber dan Jaring Gillnet Disiapkan, DKP3 Bontang Dorong Produktivitas KUB Nelayan
- DKP3 Perkuat Pengawasan Distribusi MBG, Pastikan Makanan Aman hingga Diterima Siswa
- Pemkot Serahkan Penanganan Sengketa Kapal Roro ke Kejaksaan, Neni: Itu Aset Pemerintah
- DKP3 Dorong Produktivitas Peternakan, Bantuan Kambing dan Pakan Difokuskan untuk Pengembangan Ternak
- DKP3 Libatkan Lintas OPD Susun FSVA 2026, Data Ketahanan Pangan Tiap Kelurahan Diverifikasi
- Libatkan Pelajar dalam Perintis Anti Narkoba, Wali Kota Bontang Pastian Pengurus Bebas Narkoba
- DKP3 Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan BONTAMI, Perkuat Hilirisasi Rumput Laut Bontang
- DP3AKB Bontang Sosialisasikan Aplikasi Si SAKA, Permudah Masyarakat Laporkan Dugaan Kekerasan
- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
Penurunan Pengangguran di Kaltim, Sebuah Asa Baru untuk Ekonomi Daerah

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Apansyah. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Angka pengangguran di Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2024 menurun menjadi 5,14 persen. Penurunan ini diapresiasi oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Apansyah, yang menyebutnya sebagai kabar baik bagi perekonomian daerah.
“Kalau secara angka, memang pengangguran di Kaltim telah menurun, dan ini satu hal yang positif. Semoga kabar baik ini dapat terus dipertahankan,” ungkap politisi dari Partai Golkar itu.
Ia menekankan pentingnya menjaga momentum ini dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja, tak hanya untuk warga lokal tetapi juga bagi mereka dari luar provinsi.
Baca Lainnya :
- Mengawal Masa Depan Kaltim, Salehuddin Dorong Transparansi dalam Penyaluran Beasiswa0
- Pilkada Padat, Pembentukan AKD DPRD Kaltim Tertunda0
- Dugaan Jual-Beli Bantuan Kapal Nelayan di Kukar, DKP Turun Tangan0
- Rombongan DPRD Kaltim Monitoring Pelaksanaan Pilkada di Balikpapan0
- Darlis Pattalongi Pimpin Peninjauan Pelaksanaan Pilkada 2024 di Bontang0
Menurut Apansyah, pertumbuhan lapangan kerja yang signifikan akan berimbas langsung pada peningkatan roda perekonomian Kaltim.
“Dengan meningkatnya lapangan pekerjaan, roda perekonomian juga ikut meningkat. Ini patut disyukuri,” ujarnya.
Namun, di balik kabar baik tersebut, Apansyah mengingatkan bahwa tantangan utama masih ada: menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
Ia mendorong pemerintah untuk lebih aktif memberikan pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi para pekerja, baik yang sudah bekerja maupun mereka yang masih berada di bangku sekolah.
“Pemerintah harus menyiapkan pelatihan dan peningkatan kompetensi kepada tenaga kerja yang tengah meniti karier profesional, maupun pembekalan keterampilan serta pengalaman kerja bagi mereka yang masih duduk di bangku sekolah atau berada pada fase transisi,” jelasnya.
Apansyah juga memberikan apresiasi terhadap program Pemagangan Dalam Negeri yang dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan. Program ini, menurutnya, mampu mempercepat penempatan tenaga kerja sekaligus meningkatkan kompetensi mereka.
“Pemagangan dalam negeri memiliki peranan yang sangat penting dan strategis untuk mempercepat penempatan tenaga kerja secara efisien dan efektif. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pembekalan keterampilan dan pengalaman kerja bagi mereka yang masih di bangku sekolah atau dalam fase peralihan,” katanya.
Dengan berbagai upaya tersebut, ia berharap tren penurunan pengangguran di Kaltim dapat terus berlanjut. Bagi Apansyah, peningkatan kualitas SDM adalah kunci untuk menciptakan tenaga kerja yang tangguh dan mampu bersaing di pasar global.
“Langkah ini bukan hanya untuk mengurangi pengangguran, tetapi juga memastikan bahwa tenaga kerja Kaltim memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja,” tutupnya penuh optimisme. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
