- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pekerja Proyek Pembangunan Terminal Tak Pakai APD, DPRD akan Sanksi Pengawas

Keterangan Gambar : Komisi III DPRD Bontang saat meninjau pembangunan Terminal tipe B
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Komisi III DPRD Kota Bontang terus memantau proyek pembangunan yang sedang berjalan. Kali ini, giliran proyek pembangunan Terminal Tipe B yang menjadi sorotan.
Saat meninjau lokasi pembangunan terminal, Komisi III mendapati pekerja proyek yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja.
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina menyebut hal itu melanggar standar operasional kerja yang telah ditetapkan.
Baca Lainnya :
- Longsor di RT 53 Berbas Tengah, Amir Minta Pemerintah Segera Turun Tangan0
- Daya Serap Anggaran Minim, Salehuddin Dorong Disdikbud Kelolah Program dengan Baik0
- Keluhan Warga Terkendala Regulasi, Amir Tosina Minta Peralihan Aset Digenjot0
- Wacana Pelepasan Kembali Buaya Riska Tuai Polemik0
- Abdul Haris Minta Kasus Kekerasan pada Anak Diberi Perhatian Khusus0
“Seharusnya mereka menggunakan APD lengkap demi keselamatan mereka dalam bekerja,”kata Amir Tosina beberapa waktu lalu.
Amir mengatakan, pihaknya akan terus memantau seluruh proyek pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Ke depan, setiap pekerja uang dia temukan melanggar SOP apalagi terkait keselanatan alias safety akan ditindak tegas.
Menurutnya,APD merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh pekerja maupun perusahaan. Sebab kata dia, keselamatan pekerja adalah hal utama dalam sebuah pekerjaan.
"Kita sudah samapaikan ke pengawas proyek bahwa keselamatan pekerja itu yang utama,, jadi jika ke depan kita temukan lagi, maka akan kita tindak secara tegas" ujarnya.
Selain keselamatan pekerja, Amir juga mengingatkan kepada konsultan untuk segera menyelesaikan protek Terminal tipe B ini.
Dengan sisa waktu yang ada, dia berharap pembangunan terminal dapat selesai. “Harapannya sih bisa selesai tepat waktu apalagi ini sudah November artinya tersisa satu bulan lagi,” ujarnya.
Sementara, Konsultan Pengawas CV Arori Teknik Muhammad Rusdy mengaku jika pihaknya telah menyiapkan APD lengkap yang dibutuhkan bagi para pekerja. Namun, para pekerja lebih memilih untuk tidak menggunakan.
Untuk progres pembangunan, dia meyakini dapat selesai sesuai waktu yang ditentukan dalam kontrak.
"Kami sudah menyiapkan sejak awal, tapi merekanya aja yang bandel dan tidak mau pakai APD. Sedangkan untuk progres kami sudah mencapai 75 persen dan optimis bisa selesai sesuai waktu yang telah ditentukan," katanya. (*)










.jpg)
