- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Longsor di RT 53 Berbas Tengah, Amir Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
.jpg)
Keterangan Gambar : Komisi III DPRD Bontang meninjau lokasi longsor di RT 53, pada Selasa (14/11/2023) lalu.
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang segera melakukan upaya untuk mencegah terjadinya kembali longsor di Kelurahan Berbas Tengah, Bontang Selatan.
Amir Tosina bersama Anggota Komisi III DPRD Bontang lainnya meninjau lokasi longsor di RT 53, pada Selasa (14/11/2023) lalu.
Amir mengatakan, pemerintah harus hadir untuk mencari solusi dalam mencegah terjadinya longsor susulan.
Baca Lainnya :
- Daya Serap Anggaran Minim, Salehuddin Dorong Disdikbud Kelolah Program dengan Baik0
- Keluhan Warga Terkendala Regulasi, Amir Tosina Minta Peralihan Aset Digenjot0
- Wacana Pelepasan Kembali Buaya Riska Tuai Polemik0
- Abdul Haris Minta Kasus Kekerasan pada Anak Diberi Perhatian Khusus0
- Komisi III Kembali Sidak Griya Wisata, Fasum dan Fasos Terkendala Aturan0
Dia bilang, di lokasi longsor ada sebuah bangunan rumah warga yang sangat tidak layak dan harus menjadi perhatian.
"Harus segera ditindaklanjuti supaya tidak ada kejadian atau hal yang sangat tidak diinginkan," kata Politisi Gerindra itu.
Menurut Amir, kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan di wilayah itu, sebab selain kondisi tanah yang curam, warga yang bermukim juga merupakan warga yang kurang mampu.
"Di lokasi longsor ini kan sebagian besar yang membangun rumah disetarnya merupakan warga kurang mampu jadi konstruksi rumahnya kurang kuat. Untuk itu, kita hadirkan semua untuk mencari solusi terbaik,” bebernya.
Selain Komisi III, kunjungan itu juga menghadirkan pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Bontang (Perkim) serta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pembangunan (Bapelitbang).
"Sengaja kita hadirkan semua, agar semua melihat langsung dan segera dapat mengambil langkah," ujar Amir.
Dia mengungkapkan, ke depan, pihaknya juga akan berkordinasi dengan Kelurahan Berebas Tengah agar mengajukan anggaran penurapan.
"Juga untuk rumah bagi warga yang tinggal di kawasan ini untuk dibantu," ucap dia.
Sebab kata dia, dari tinjauan lapangan, terlihat warga tidak mampu untuk memberikan lanadasan atau penurapan sehingga rumah dibangun asal-asalan. "Mereka ini bangun rumahnya asal terbangun saja, jadi harus dibantun” ucapnya.
“Nanti kami akan usulkan di Musrenbang selanjutnya atau rapat-rapat khusus di DPRD bahwa warga Berebas Tengah butuh bantuan, jadi tidak menunggu juga anggaran dari Perkim” sambungnya. (*)










.jpg)
