- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pansus LKPJ DPRD Bontang Tinjau 3 Proyek Besar
.jpg)
Keterangan Gambar : Pansus LKPJ Tinjau bangunan baru Kantor Satpol PP
ANALOGNEWS.id - Tiga lokasi pembangunan infrastruktur yng menelan anggaran besar di Kota Bontang ditinjau Pansus LKPJ DPRD pada Sabtu, (8/4/2023).
Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (Pansus LKPJ) DPRD Kota Bontang meninjau progres pembangunan infrastruktur menelan Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) hampir Rp 50 miliar.
Tiga proyek itu yakni, gedung uji KIR di Bontang Lestari, turap sungai Bontang di Gunung Elai dan Api-Api, serta pembangunan gedung kantor Satpol PP di Bontang Baru.
Baca Lainnya :
- Tak Kunjung Tersentuh Pemerintah, Warga BK Perbaiki Sendiri Jembatan Rusak0
- Kantor Imigrasi Tarakan Sosialisasikan TPPO ke 600 Mahasiswa Universitas Borneo0
- FSPKEP Ancam Gelar Aksi Lanjutan Jika Tiga CS RUSD Taman Husada Bontang yang di PHK Tidak Diterima0
- Ganjar Resmi Diusung PDIP di Pilpres 20240
- Beri Dukungan ke Indonesia, Liga Arab Ultimatum FIFA0
Wakil ketua Pansus Abdul haris mengatakan, tujuannya untuk mengevaluasi kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mengevaluasi anggaran yang telah digunakan untuk pembangunan
“Hari ini, kita (Pansus LKPJ) kunjungi tiga lokasi untuk melihat progres pembangunan yang dianggarkan dan dikerjakan di tahun 2022 lalu,” kata Abdul Haris.
Politisi PKB ini mengungkapkan, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah. Yakni turap Api-Api yang belum selesai. Pembangunan turap sungai Bontang di wilayah Gunung Elai dan Api-Api menelan anggaran sebesar Rp 28,2 miliar.
Sementara, dua gedung yang telah selesai pembangunannya tapi belum dapat difungsikan sesuai peruntukan awalnya. Yaitu, gedung uji KIR Rp 10 miliar dan pembangunan kantor Satpol PP senilai Rp 5,9 miliar.
“Kami minta ini bisa segera dirampungkan,” ujar Abdul Haris.
Hal yang sama diungkapkan Ketua Pansus LKPJ Raking, dia juga meminta agar dia gedung terus segera difungsikan. Menurut politisi Berkarya itu, jika kantor tersebut digunakan, dapat meningkatkan kinerja OPD dan akan berdampak positif terhadap masyarakat.
Begitupun dengan pembangunan turap Api-Api agar segera diselesaikan, sebab damoaknya sangat besar. Dapat mengurangi banjir.
"Apalagi anggaran yang telah digunakan cukup besar ya," kata Raking. (Fn)










.jpg)
