- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Tak Kunjung Tersentuh Pemerintah, Warga BK Perbaiki Sendiri Jembatan Rusak
.jpg)
Keterangan Gambar : Masyarakat perbaiki jembatan ditengah guyuran hujan, Selasa (20/6/2023)
ANALOGNEWS.id - Warga Kelurahan Bontang Kuala swadaya memperbaiki jembatan rusak di kampung wisata Bontang Kuala, Selasa (20/6/2023).
Masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Bontang Kuala Bersatu (MBKB) bersama komunitas Becak Motor Wisata (BMW) melakukan perbaikan jembatan yang rusak dan mengganti papan jembatan yang mulai rapuh.

Baca Lainnya :
- Kantor Imigrasi Tarakan Sosialisasikan TPPO ke 600 Mahasiswa Universitas Borneo0
- FSPKEP Ancam Gelar Aksi Lanjutan Jika Tiga CS RUSD Taman Husada Bontang yang di PHK Tidak Diterima0
- Ganjar Resmi Diusung PDIP di Pilpres 20240
- Beri Dukungan ke Indonesia, Liga Arab Ultimatum FIFA0
- Pembangunan IPA Disebut Solusi Atasi Krisis Air Bersih di Bontang0
Kepala Departemen Kepemudaan dan Sumberdaya Manusia MBKB Usman mengatakan, kerja bakti ini mereka lakukan dengan inisiatif sendiri. Tanpa bantuan anggaran pemerintah.
Padahal, daerah itu merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Bontang.
"Inisiatif warga, gotong royong dan beli kayu urunan dari Bentor," ujar Usman.
Hujan yang mengguyur Bontang Kuala pada Selasa pagi tak menyurutkan semangat warga untuk terus bekerja. Perbaikan jembatan terus dilakukan tanpa menghiraukan pakaian yang kuyup karena hujan.
Mengganti papan jembatan yang lapuk. Tambal sulam yang bolong.
"Kami perbaiki jembatan karena membahayakan warga dan pengunjung yang datang," kata Usman.
Dia pun berharap pemerintah memperhatikan hal itu, dan melakukan perbaikan secara menyeluruh. Sebab, kerusakan jembatan telah lama dikeluhkan oleh masyarakat.
"Ini sudah lama rusak, tapi tidak ada perhatian pemerintah," ungkapnya. (*)










.jpg)
