- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Tak Kunjung Tersentuh Pemerintah, Warga BK Perbaiki Sendiri Jembatan Rusak
.jpg)
Keterangan Gambar : Masyarakat perbaiki jembatan ditengah guyuran hujan, Selasa (20/6/2023)
ANALOGNEWS.id - Warga Kelurahan Bontang Kuala swadaya memperbaiki jembatan rusak di kampung wisata Bontang Kuala, Selasa (20/6/2023).
Masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Bontang Kuala Bersatu (MBKB) bersama komunitas Becak Motor Wisata (BMW) melakukan perbaikan jembatan yang rusak dan mengganti papan jembatan yang mulai rapuh.

Baca Lainnya :
- Kantor Imigrasi Tarakan Sosialisasikan TPPO ke 600 Mahasiswa Universitas Borneo0
- FSPKEP Ancam Gelar Aksi Lanjutan Jika Tiga CS RUSD Taman Husada Bontang yang di PHK Tidak Diterima0
- Ganjar Resmi Diusung PDIP di Pilpres 20240
- Beri Dukungan ke Indonesia, Liga Arab Ultimatum FIFA0
- Pembangunan IPA Disebut Solusi Atasi Krisis Air Bersih di Bontang0
Kepala Departemen Kepemudaan dan Sumberdaya Manusia MBKB Usman mengatakan, kerja bakti ini mereka lakukan dengan inisiatif sendiri. Tanpa bantuan anggaran pemerintah.
Padahal, daerah itu merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Bontang.
"Inisiatif warga, gotong royong dan beli kayu urunan dari Bentor," ujar Usman.
Hujan yang mengguyur Bontang Kuala pada Selasa pagi tak menyurutkan semangat warga untuk terus bekerja. Perbaikan jembatan terus dilakukan tanpa menghiraukan pakaian yang kuyup karena hujan.
Mengganti papan jembatan yang lapuk. Tambal sulam yang bolong.
"Kami perbaiki jembatan karena membahayakan warga dan pengunjung yang datang," kata Usman.
Dia pun berharap pemerintah memperhatikan hal itu, dan melakukan perbaikan secara menyeluruh. Sebab, kerusakan jembatan telah lama dikeluhkan oleh masyarakat.
"Ini sudah lama rusak, tapi tidak ada perhatian pemerintah," ungkapnya. (*)










.jpg)
