- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Najirah Dukung Upaya DPM-PTSP Bontang Rancang Peta Investasi

ANALOG NEWS - Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, menyambut baik langkah yang diambil oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang dalam menyusun peta potensi investasi.
"Kami sangat mendukung upaya ini karena dengan adanya peta potensi investasi, Bontang dapat lebih dikenal oleh para investor. Ini sangat penting untuk menarik investasi yang dapat mengembangkan perekonomian daerah," ujar Najirah.
Najirah juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan akademisi dalam menyusun dokumen tersebut.
Baca Lainnya :
- DPM-PTSP Bontang Rancang Dokumen Peta Potensi0
- Kemendagri Tekankan Peran DPM-PTSP, Ini Tanggapan Aspiannur0
- Realisasi Investasi Triwulan I 2024 Kaltim Capai 22,01 Persen, Begini Tanggapan Aspiannur0
- Tali Sida Memajukan Investasi, Kepala DPM-PTSP Bontang: Penting di Era Digital0
- Pemkot Terus Berupaya Perbaiki Pelayanan IUMK DPM-PTSP Bontang0
"Kerja sama dengan akademisi dari Universitas Mulawarman menunjukkan komitmen kami untuk memastikan bahwa dokumen ini berdasarkan penelitian dan data yang akurat," tambahnya.
Menurut Najirah, sektor-sektor seperti pengolahan hasil laut dan perkebunan, serta pengolahan produk turunan gas, memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
"Ini adalah langkah strategis untuk memanfaatkan potensi yang ada di Bontang dan sekitarnya. Kami berharap investasi ini tidak hanya menguntungkan investor tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bontang," jelasnya.
Najirah juga menyoroti pentingnya hilirisasi dalam meningkatkan nilai tambah produk.
"Kami sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong hilirisasi. Dengan meningkatkan nilai tambah produk, kita tidak hanya menjual bahan mentah tetapi juga memproduksi barang jadi yang bernilai tinggi," ungkapnya.
Terakhir, Najirah mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mewujudkan visi ini.
"Dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, akademisi, maupun masyarakat, sangat penting untuk mencapai tujuan bersama. Mari kita bekerja sama untuk menjadikan Bontang sebagai pusat investasi yang maju dan berkembang," tutupnya. (ADV)










.jpg)
