- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Masuk Nominasi PPID Award 2025, DPMPTSP Bontang Genjot Transformasi Digital Layanan Informasi
.jpg)
Keterangan Gambar : Kepala DPMPTSP Bontang, Aspianur
ANALOGNEWS. id, BONTANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menjadikan ajang PPID Award 2025 sebagai momentum untuk mempercepat transformasi digital layanan informasi publik.
Meski belum berhasil meraih juara dan hanya masuk sebagai nominasi, dinas tersebut menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Pengumuman nominasi disampaikan pada Malam Penganugerahan PPID dan KIM Award 2025 sekaligus deklarasi Zona Badan Publik Informatif yang digelar di Auditorium 3D, Rabu (26/11/2025).
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang Cegah Pengulangan Proses Permohonan, Izin Mini Soccer Diterbitkan Manual0
- Tumpukan Koral Masih Menggunung di Permukiman Saleba, DPMPTSP Siapkan Pemanggilan Pemilik0
- Wujudkan Iklim Investasi Sehat, DPMPTSP Bontang Sosialisasikan Perizinan Berbasis Risiko0
- DPMPTSP Bontang Awasi Pelaku Usaha yang Ubah Kegiatan Tanpa Perbarui Izin0
- Perizinan Wajib Lewat OSS, DPMPTSP Sebut Pengawasan Usaha Kesehatan di Bontang Diperketat0
Pada kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PPID Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berhasil meraih juara pertama, diikuti PPID BKPSDM dan PPID Dinas Lingkungan Hidup.
Kepala DPMPTSP Bontang, Aspianur, mengungkapkan bahwa 2025 menjadi titik awal pembenahan besar-besaran dalam pengelolaan informasi publik di instansinya. Salah satu langkah strategisnya adalah hadirnya pegawai pranata humas baru yang berfokus mengelola konten layanan perizinan.
“Baru sekarang informasi Instagram dan website kami kelola dengan baik dan lebih terfokus,” ujarnya.
Pembenahan itu mulai menunjukkan hasil positif. Jumlah pengikut media sosial meningkat, terutama di Instagram, berkat konten edukatif yang rutin disajikan. Materi mengenai prosedur perizinan disebut efektif memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Aspianur menegaskan bahwa pihaknya tidak kecewa meskipun belum meraih gelar juara. Baginya, peningkatan transparansi dan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama.
“Yang terpenting pelayanan dan informasi bisa terus sampai ke masyarakat. Prestasi itu akan mengikuti langkah nyata yang kami lakukan ke depan,” tutupnya. (Adv)










.jpg)
