- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Masuk Nominasi PPID Award 2025, DPMPTSP Bontang Genjot Transformasi Digital Layanan Informasi
.jpg)
Keterangan Gambar : Kepala DPMPTSP Bontang, Aspianur
ANALOGNEWS. id, BONTANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menjadikan ajang PPID Award 2025 sebagai momentum untuk mempercepat transformasi digital layanan informasi publik.
Meski belum berhasil meraih juara dan hanya masuk sebagai nominasi, dinas tersebut menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Pengumuman nominasi disampaikan pada Malam Penganugerahan PPID dan KIM Award 2025 sekaligus deklarasi Zona Badan Publik Informatif yang digelar di Auditorium 3D, Rabu (26/11/2025).
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang Cegah Pengulangan Proses Permohonan, Izin Mini Soccer Diterbitkan Manual0
- Tumpukan Koral Masih Menggunung di Permukiman Saleba, DPMPTSP Siapkan Pemanggilan Pemilik0
- Wujudkan Iklim Investasi Sehat, DPMPTSP Bontang Sosialisasikan Perizinan Berbasis Risiko0
- DPMPTSP Bontang Awasi Pelaku Usaha yang Ubah Kegiatan Tanpa Perbarui Izin0
- Perizinan Wajib Lewat OSS, DPMPTSP Sebut Pengawasan Usaha Kesehatan di Bontang Diperketat0
Pada kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PPID Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berhasil meraih juara pertama, diikuti PPID BKPSDM dan PPID Dinas Lingkungan Hidup.
Kepala DPMPTSP Bontang, Aspianur, mengungkapkan bahwa 2025 menjadi titik awal pembenahan besar-besaran dalam pengelolaan informasi publik di instansinya. Salah satu langkah strategisnya adalah hadirnya pegawai pranata humas baru yang berfokus mengelola konten layanan perizinan.
“Baru sekarang informasi Instagram dan website kami kelola dengan baik dan lebih terfokus,” ujarnya.
Pembenahan itu mulai menunjukkan hasil positif. Jumlah pengikut media sosial meningkat, terutama di Instagram, berkat konten edukatif yang rutin disajikan. Materi mengenai prosedur perizinan disebut efektif memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Aspianur menegaskan bahwa pihaknya tidak kecewa meskipun belum meraih gelar juara. Baginya, peningkatan transparansi dan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama.
“Yang terpenting pelayanan dan informasi bisa terus sampai ke masyarakat. Prestasi itu akan mengikuti langkah nyata yang kami lakukan ke depan,” tutupnya. (Adv)










.jpg)
