- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Komisi I DPRD Kaltim Evaluasi Program dan Kebutuhan SDM Lima OPD

Keterangan Gambar : Komisi I DPRD Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama lima perangkat daerah, yakni Inspektorat Daerah, Disdukcapil, Biro Organisasi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan Sekretariat DPRD Kaltim. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Komisi I DPRD Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama lima perangkat daerah, yakni Inspektorat Daerah, Disdukcapil, Biro Organisasi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan Sekretariat DPRD Kaltim, Rabu (13/8/2025). Rapat dipimpin Sekretaris Komisi I, Salehuddin, dengan agenda evaluasi program kerja serta rencana kegiatan tahun 2025.
Salehuddin menjelaskan, forum ini digelar untuk menggali informasi mengenai pelaksanaan program, hambatan yang dihadapi OPD, hingga efektivitas penggunaan anggaran. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar kegiatan dan anggaran benar-benar memberi manfaat.
Komisi I juga menyoroti transisi kelembagaan dari DKP3A menjadi Disdukcapil Kaltim yang berdampak pada perpindahan kantor dan sarana prasarana. Menurut Salehuddin, perlu ada kepastian agar perubahan kelembagaan tidak menghambat pelaksanaan program.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Tinjau Proyek Jalan Tering–Ujoh Bilang Sepanjang 26 Km0
- DPRD Kaltim Bahas Revisi Perda dan Arah Bisnis Perusda0
- DPRD Kaltim Dorong Regulasi Jalan Tambang dan Alur Sungai untuk Tambah PAD0
- DPRD Kaltim Ingatkan Bahaya Alih Fungsi Lahan terhadap Ketahanan Pangan0
- DPRD Kaltim Hormati Putusan MK soal Pemilu dan Pilkada0
Dalam rapat, kebutuhan SDM auditor di Inspektorat Kaltim mendapat perhatian khusus. Komisi I meminta BKD menjadikan penambahan auditor sebagai prioritas untuk memperkuat fungsi pengawasan. “Kita ingin pengawasan berjalan maksimal,” tegas Salehuddin.
Selain itu, Komisi I mendorong BKD melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan SDM profesional di seluruh OPD. Hal ini dinilai penting untuk menunjang efektivitas pelaksanaan program yang realistis dan sesuai kapasitas masing-masing OPD.
Anggota Komisi I, Baharuddin Demmu, menambahkan bahwa perencanaan program harus matang dan tidak sekadar formalitas. “Kalau tidak realistis, hasilnya tidak maksimal. Kita ingin program yang benar-benar bermanfaat dan tidak mubazir,” ujarnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
