- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Tinjau Proyek Jalan Tering–Ujoh Bilang Sepanjang 26 Km

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, melakukan monitoring terhadap proyek pembangunan Jalan Penghubung Tering–Ujoh Bilang. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, melakukan monitoring terhadap proyek pembangunan Jalan Penghubung Tering–Ujoh Bilang pada Rabu (13/8/2025). Peninjauan ini untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Proyek strategis ini mencakup pembangunan Segmen I hingga IV dengan panjang total sekitar 26 kilometer. Jalan tersebut diharapkan membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat konektivitas antara Kutai Barat dan Mahakam Ulu.
Dalam kunjungannya, Ekti didampingi perwakilan Dinas PUPR-PERA Kaltim dan pihak kontraktor. Ia meninjau progres fisik, kesiapan material, hingga kendala teknis di lapangan. “Fokus kami memastikan kesiapan kontraktor, terutama material seperti batu split, semen, pasir, besi, dan ready mix. Semua pihak menyatakan siap menyelesaikan pekerjaan sesuai target,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Bahas Revisi Perda dan Arah Bisnis Perusda0
- DPRD Kaltim Dorong Regulasi Jalan Tambang dan Alur Sungai untuk Tambah PAD0
- DPRD Kaltim Ingatkan Bahaya Alih Fungsi Lahan terhadap Ketahanan Pangan0
- DPRD Kaltim Hormati Putusan MK soal Pemilu dan Pilkada0
- DPRD Kaltim Ajak Lintas Sektor Bersatu Tekan Stunting0
Ekti menegaskan seluruh kontrak proyek berakhir pada 31 Desember 2025 sehingga waktu kerja harus dimaksimalkan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ruas ini akan sangat menentukan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menuju Ujoh Bilang.
Ia juga meminta konsultan pengawas serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memperketat pengawasan teknis. “Semua material sudah tersedia di lokasi, termasuk batching plant. Tinggal bagaimana memastikan pekerjaan sesuai standar dan tepat waktu,” tegasnya.
Ekti menambahkan, monitoring lanjutan dijadwalkan Oktober mendatang dengan rencana dihadiri Wakil Gubernur Kaltim. “Beliau akan ikut melihat langsung progresnya. Ini menunjukkan komitmen bersama eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan infrastruktur bagi masyarakat,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
