- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPRD Kaltim Tinjau Proyek Jalan Tering–Ujoh Bilang Sepanjang 26 Km

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, melakukan monitoring terhadap proyek pembangunan Jalan Penghubung Tering–Ujoh Bilang. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, melakukan monitoring terhadap proyek pembangunan Jalan Penghubung Tering–Ujoh Bilang pada Rabu (13/8/2025). Peninjauan ini untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Proyek strategis ini mencakup pembangunan Segmen I hingga IV dengan panjang total sekitar 26 kilometer. Jalan tersebut diharapkan membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat konektivitas antara Kutai Barat dan Mahakam Ulu.
Dalam kunjungannya, Ekti didampingi perwakilan Dinas PUPR-PERA Kaltim dan pihak kontraktor. Ia meninjau progres fisik, kesiapan material, hingga kendala teknis di lapangan. “Fokus kami memastikan kesiapan kontraktor, terutama material seperti batu split, semen, pasir, besi, dan ready mix. Semua pihak menyatakan siap menyelesaikan pekerjaan sesuai target,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Bahas Revisi Perda dan Arah Bisnis Perusda0
- DPRD Kaltim Dorong Regulasi Jalan Tambang dan Alur Sungai untuk Tambah PAD0
- DPRD Kaltim Ingatkan Bahaya Alih Fungsi Lahan terhadap Ketahanan Pangan0
- DPRD Kaltim Hormati Putusan MK soal Pemilu dan Pilkada0
- DPRD Kaltim Ajak Lintas Sektor Bersatu Tekan Stunting0
Ekti menegaskan seluruh kontrak proyek berakhir pada 31 Desember 2025 sehingga waktu kerja harus dimaksimalkan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ruas ini akan sangat menentukan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menuju Ujoh Bilang.
Ia juga meminta konsultan pengawas serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memperketat pengawasan teknis. “Semua material sudah tersedia di lokasi, termasuk batching plant. Tinggal bagaimana memastikan pekerjaan sesuai standar dan tepat waktu,” tegasnya.
Ekti menambahkan, monitoring lanjutan dijadwalkan Oktober mendatang dengan rencana dihadiri Wakil Gubernur Kaltim. “Beliau akan ikut melihat langsung progresnya. Ini menunjukkan komitmen bersama eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan infrastruktur bagi masyarakat,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
