- Perubahan APBD 2026 Bontang: Pendapatan Naik, Tapi Silpa Turun Rp145 Miliar
- Agus Haris Dorong Evaluasi Luas Wilayah Bontang di Tengah Pengawasan Pajak Daerah
- Kemarau Melanda, Agus Haris Imbau Warga Bontang Hemat Air
- Cegah Karhutla Meluas, Neni Tegaskan Warga Dilarang Bakar Lahan
- Karhutla Bontang Melonjak, AH : 26 Titik Terbakar Capai 25 Hektare
- Neni Soroti Parkir Tepi Jalan, Pemkot Bontang Siapkan Sistem Digital untuk Tekan Kebocoran PAD
- Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Bontang Berlangsung Khidmat
- Neni Minta Bontang Kuala Dijaga sebagai Kawasan Wisata dan Ruang Publik
- Kirab Bendera Merah Putih di Bontang Kuala, Wali Kota Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
- Agus Haris Dorong Kementerian Cek Kajian Rute Laut untuk Perkuat Logistik Bontang
Kemarau Melanda, Agus Haris Imbau Warga Bontang Hemat Air

Keterangan Gambar : wakil walikota Bontang, Agus Haris
Analognews.id, BONTANG - Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air bersih di tengah kondisi kemarau yang melanda wilayah tersebut.
Agus mengatakan, kondisi ketersediaan air perlu menjadi perhatian bersama karena Bontang memiliki keterbatasan cadangan air bawah tanah. Karena itu, masyarakat diminta menggunakan air sesuai kebutuhan dan menghindari pemborosan.
“Kita imbau kepada masyarakat menggunakan air secukupnya, betul-betul secukupnya supaya tidak ada pemborosan,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026).
Baca Lainnya :
- Cegah Karhutla Meluas, Neni Tegaskan Warga Dilarang Bakar Lahan0
- Karhutla Bontang Melonjak, AH : 26 Titik Terbakar Capai 25 Hektare0
- Neni Soroti Parkir Tepi Jalan, Pemkot Bontang Siapkan Sistem Digital untuk Tekan Kebocoran PAD0
- Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Bontang Berlangsung Khidmat0
- Neni Minta Bontang Kuala Dijaga sebagai Kawasan Wisata dan Ruang Publik0
Meski demikian, Agus menyebut ketersediaan air baku saat ini masih mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Bontang. Namun, ia belum dapat memastikan bagaimana kondisi cadangan air jika musim kemarau berlangsung lebih panjang.
“Kita belum bisa memprediksi ini sampai kapan. Kita berdoa mudah-mudahan satu, dua, tiga hari bisa hujan,” katanya.
Menurut Agus, hujan sangat dibutuhkan untuk menjaga kembali cadangan air bawah tanah. Selain menghemat pemakaian, upaya menjaga daerah resapan juga dinilai penting untuk mempertahankan ketersediaan air dalam jangka panjang.
Ia pun mendukung usulan anggota DPRD agar lahan-lahan kosong yang masih memiliki tutupan terbuka mulai ditanami pohon.
Agus menilai penanaman pohon merupakan langkah konkret untuk membantu meningkatkan daya serap air hujan ke dalam tanah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat cadangan air bawah tanah sekaligus menjadi bagian dari mitigasi menghadapi musim kemarau.
“Usulan itu sangat bagus dan konkret. Kita dukung,” pungkasnya.










.jpg)
