- Cegah Karhutla Meluas, Neni Tegaskan Warga Dilarang Bakar Lahan
- Karhutla Bontang Melonjak, AH : 26 Titik Terbakar Capai 25 Hektare
- Neni Soroti Parkir Tepi Jalan, Pemkot Bontang Siapkan Sistem Digital untuk Tekan Kebocoran PAD
- Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Bontang Berlangsung Khidmat
- Neni Minta Bontang Kuala Dijaga sebagai Kawasan Wisata dan Ruang Publik
- Kirab Bendera Merah Putih di Bontang Kuala, Wali Kota Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
- Agus Haris Dorong Kementerian Cek Kajian Rute Laut untuk Perkuat Logistik Bontang
- Usai Keluhan MBG, Pemkot Bontang Bedah Proses Produksi Dua SPPG
- Sidak SPPG Bontang Selatan 5, Agus Haris Minta Kepala Dapur Tak Hanya Andalkan CCTV
- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
Kirab Bendera Merah Putih di Bontang Kuala, Wali Kota Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Analognews.id, BONTANG - Ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat memeriahkan kirab dan pembentangan bendera Merah Putih di kawasan Bontang Kuala, Minggu (16/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat semangat kebersamaan warga.
Kirab diawali dari pintu masuk Bontang Kuala menuju pelataran kawasan wisata dengan jarak sekitar 600 meter. Peserta berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh pemuda, tokoh masyarakat hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan keterlibatan banyak pihak dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat persatuan masih menjadi kekuatan penting dalam pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Agus Haris Dorong Kementerian Cek Kajian Rute Laut untuk Perkuat Logistik Bontang0
- Usai Keluhan MBG, Pemkot Bontang Bedah Proses Produksi Dua SPPG0
- Sidak SPPG Bontang Selatan 5, Agus Haris Minta Kepala Dapur Tak Hanya Andalkan CCTV0
- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM0
- Kapal Fiber dan Jaring Gillnet Disiapkan, DKP3 Bontang Dorong Produktivitas KUB Nelayan0
Menurutnya, pembentangan bendera secara bersama-sama memiliki pesan bahwa setiap unsur masyarakat memiliki peran dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan.
“Bendera ini kita bentangkan bersama karena semangat kemerdekaan juga harus kita jalankan bersama. Pemerintah memiliki tanggung jawab, masyarakat juga punya peran untuk menjaga persatuan dan ikut membangun daerah,” ujar Neni, Minggu (16/8/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan Bontang Kuala sebagai salah satu kawasan wisata yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan.
Neni juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang tetap mengedepankan efisiensi di tengah keterbatasan fiskal daerah. Bendera yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan bendera yang telah disiapkan pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Di tengah kondisi anggaran yang harus kita hemat, bukan berarti semangat memperingati kemerdekaan ikut berkurang. Justru kita harus mampu memanfaatkan apa yang sudah ada dan menghadirkan kegiatan yang tetap memiliki makna,” katanya.
Lebih lanjut, Neni mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat untuk memperkuat gotong royong. Ia menilai pembangunan Bontang membutuhkan kontribusi berbagai pihak, tidak hanya bergantung pada pemerintah.
“Kalau semua bergerak sesuai kapasitas dan profesinya, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Itulah semangat gotong royong yang harus terus kita hidupkan di Kota Bontang,” tegasnya.
Neni berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk berkontribusi melalui pekerjaan dan peran masing-masing demi kemajuan Kota Bontang.










.jpg)
