- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Kasus DBD Tinggi, Irfan Minta Rutin Fogging dan Jaga Pola Hidup Sehat

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Bontang Irfan
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak Januari - Mei 2023 di Kota Bontang Kalimantan Timur tinggi, totalnya mencapai 161 kasus.
Untuk kasus DBD terbanyak di Bontang, berada di Kecamatan Bontang Utara jumlahnya mencapai 77 kasus, menyusul Kecamatan Bontang Barat ada 43 kasus dan terakhir di Bontang Selatan dengan jumlah sebanyak 41 kasus.
Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Muhammad Irfan mengatakan persoalan ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, agar segera mencari solusi dalam menekan angka DBD yang terus meningkat, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca Lainnya :
- Rustam Minta Pemkot Bontang Buat Regulasi Soal Pelimpahan Hak Milik Rumah Dinas Pensiunan PNS0
- Kondisi Trotoar Jalan di Tanjung Laut Rusak, Dewan Desak Perbaikan 0
- Hak Disamakan Kepala Dinas, Anggota DPRD Bakal Gugat ke MK0
- DPRD Dorong Perluasan RTH di Kota Bontang0
- Kantor Lurah Berbas Pantai Batal Dibangun, Agus Haris Nilai Pemkot Kurang Teliti0
"Harus ada langkah antisipasi untuk menangani masalah ini, jangan sampai memakan korban jiwa lagi," ujarnya saat ditemui di Sekretariat DPRD Bontang, Senin (12/6/2023).
Adapun langkah antisipasi yang diminta Irfan yakni rutin melakukan penyemprotan (fogging) di tiap RT, untuk memutus perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti pembawa vektor penyakit DBD. Fogging sendiri adalah tindakan pengasapan dengan bahan pestisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk secara luas.
"Bisa sebulan dua kali, tergantung bagaimana prosedur yang diterapkan dari Dinas Kesehatan, karena kan mereka yang lebih paham mengenai hal itu, gimana caranya bisa menekan angka kasus DBD," timpalnya.
Selain itu, Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Bontang untuk menerapkan pola 3M, yakni salah satu gerakan dalam mencegah terjadinya demam berdarah. Seperti, menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas.
Tak hanya itu dirinya juga mengajak masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat, untuk menjaga daya tahan tubuh yang merupakan hal penting dalam mendukung semua kegiatan dan aktivitas.
"Konsumsi makanan bergizi, rajin olahraga, minum air minimal 2 liter istirahat atau tidur teratur. Kasus DBD ini karena pengaruh cuaca, kadang hujan kadang panas. DBD sangat berhubungan dengan kebersihan lingkungan, sehingga masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan juga, dan menjaga pola hidup sehat," tandasnya.










.jpg)
