- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Erau Adat Pelas, Ketua DPRD Sebut Punya Potensi Menarik Wisatawan

ANALOGNEWS.id, BONTANG - Ketua DPRD Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam mengapresiasi pelaksanaan pesta adat kebudayaan Erau Adat Pelas Benua yang digelar pada 29 November hingga 3 Desember 2023 di Kelurahan Guntung, Kota Bontang.
Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Kutai (LAK) Kota Bontang di Kanjar Ganjur Rumah Adat Kutai, Kelurahan Guntung, Bontang Utara ini berhasil menarik perhatian masyarakat setempat dan wisatawan.
Pagelaran senin dan budaya juga turut menyempurkan pesta menjadi bagian dari 77 Event Kota Bontang. Ditambah kehadrian Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Adji Muhammad Arifin menambah kesempurnaan kegiatan.
Baca Lainnya :
- Dewan Nilai Kenaikan UMK Bontang Kecil, Tak Sesuai Taraf Hidup0
- Percepat Pembentukan Perda, Fokus Susun Raperda Sesuai Prioritas0
- Andi Faiz Dorong Pemerintah Beri Apresiasi ke Peserta Festival Anak Soleh 0
- Sosialisasi Program Nyamuk Wolbachia Tak Aksimal, Dewan Sebut Masyarakat Bingung0
- Jelang Pemilu 2024, Dewan Imbau Warga Jaga Kondusifitas0
Ketua DPRD, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menyatakan bahwa Erau Adat Pelas Benua merupakan warisan budaya yang harus dijaga bersama.
Dia katakan, tradisi ini penting untuk didukung dan dipertahankan. Sebab kata Andi Faiz, tradisi ini bernilai tinggi dan memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata untuk menarik wisatawan lokal maupun luar daerah,
"Ini harus dipertahankan, bahkan potensinya besar untuk menajdi bagian dari destinasi wisata,” kata Andi Faiz.
Selain menjadi wadah melestarikan nilai-nilai budaya dan kesenian Kutai, Erau Adat Pelas Benua juga diakui sebagai pendorong potensi pariwisata lokal. Andi Faizal menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bontang.
“Dengan adanya penyediaan tenant, event ini juga mendukung pertumbuhan UMKM di kota ini” katanya.
Andi Faiz mengatakan perayaan Erau Adat Pelas Benua Guntung harus tetap dijalankan untuk dapat menjaga daya tarik bagi wisatawan setiap tahunnya.
Maka dia berharap penyelenggaraan yang berkualitas dan memukau penting untuk keberlangsungan pesta adat ini.
"Hanya menjadikan Kota Bontang sebagai destinasi wisata budaya, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," katanya. (*)










.jpg)
