- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Dorong Maksimalkan Pemanfaatan Stadion Palaran

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Stadion Utama Palaran Samarinda kembali disoroti oleh Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Marthinus mengusulkan dari tanggapan pribadinya supaya sarana olahraga itu dikelola oleh pihak swasta guna mendorong asas kebermanfaatan yang maksimal.
Marthinus menyayangkan kondisi Stadion Utama Palaran saat ini yang jika dilihat secara langsung seperti bangunan tak diperhatikan, padahal stadion itu dulunya sempat menjadi sarana disaat Kaltim menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2008 silam, ia mengajak agar Pemprov Kaltim dapat memikirkan bersama untuk mencari solusi kedepan terhadap bangunan tersebut.
"Harapan saya, pemprov harus aktif berkoordinasi untuk membicarakan bagaimana kita ingin menyikapi bangunan tersebut," kata Marthinus, Selasa (17/1/2023).
Baca Lainnya :
- Qomariah Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Kaltim0
- Komisi IV Soroti Banyaknya TKA di Smelter Pendingin0
- Masa Kerja Komisi III soal Pencabutan Dua Perda Diperpanjang Satu Bulan0
- Dewan Kaltim Meminta Perhatikan Persyaratan Administrasi Sebelum Lakukan Pembangunan0
- Komisi I DPRD Kaltim Tengahi Polemik PHM dengan Warga Desa Sepatin Kukar0
Menurutnya jika stadion dengan total kawasan sebesar 88 hektar dan sarana yang kurang lebih menyediakan 10 cabang olahraga itu dikendalikan oleh pihak swasta dalam artian kerjasama antara Pemprov Kaltim dan pihak ketiga mampu mengatasi kekhawatiran yang selama ini terjadi, ia menggambarkan potensi yang akan terjadi jika itu diterapkan, maka akan ada pusat kota yang merata.
"Masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan kalau pihak swasta yang kendalikan bisa saja seperti franchise atau produk-produk seperti MCD dan beberapa makanan siap saji lainnya, maka akan menjadi pusat baru," ungkapnya.
Ia berharap agar Pemprov Kaltim mulai saat ini diakhir masa periode kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor-Hadi Mulyadi mulai memikirkan dan memperhatikan Stadion Utama Palaran agar tidak menjadi sia-sia. (Adv/Ar/An)










.jpg)
