- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPM-PTSP Bontang Minta Pelaku Usaha Buat LKPM Triwulan II 2024

ANALOG NEWS - Dalam rangka memfasilitasi pelaku usaha untuk menyampaikan Laporan Kerja Penanaman Modal (LKPM) Triwulan II 2024, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah membuka layanan konsultasi virtual yang dinamakan Klinik LKPM.
Layanan ini tersedia melalui platform Zoom Meeting dan dijadwalkan berlangsung dari tanggal 1 hingga 20 Juli 2024, setiap harinya mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Kepala DPM-PTSP Bontang, Aspiannur menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan dan bimbingan kepada pelaku usaha dalam menyusun dan menyampaikan LKPM mereka secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Lainnya :
- DPM-PTSP Bontang Sediakan Loket Pendampingan LKPM Pelaku Usaha0
- DPM-PTSP Bontang Perketat Pengawasan Perizinan Perusahaan0
- DPM-PTSP Kota Bontang Terapkan Strategi Penawaran Investasi untuk Dorong Industri Pasca Migas0
- DPM-PTSP Kota Bontang Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Perizinan0
- Kompensasi Pelayanan DPM-PTSP Bontang0
"Klinik LKPM ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam memahami prosedur penyusunan LKPM, menjawab berbagai pertanyaan, serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam penyusunan laporan tersebut. Dengan adanya layanan konsultasi ini, kami berharap pelaku usaha dapat lebih mudah memenuhi kewajiban pelaporan mereka," ujar Aspiannur.
Klinik LKPM ini dibatasi untuk 100 peserta per hari, guna memastikan setiap peserta mendapatkan perhatian dan konsultasi yang memadai.
Pendaftaran untuk layanan ini dapat dilakukan melalui situs resmi BKPM, dengan prioritas diberikan kepada pelaku usaha yang memiliki laporan tertunda atau yang membutuhkan bimbingan khusus.
Aspiannur juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha di Bontang untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, agar tidak ada keterlambatan dalam penyampaian LKPM yang dapat berdampak pada operasional dan kepatuhan terhadap regulasi investasi.
Dengan adanya layanan Klinik LKPM ini, Kementerian Investasi/BKPM berharap dapat meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan LKPM serta mendukung terciptanya iklim investasi yang lebih baik dan transparan di Indonesia. (ADV)










.jpg)
