- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPM-PTSP Bontang Jelaskan Kondisi Pasca Migas, Ini Tanggapan Basri
_(16)_6.jpg)
ANALOG NEWS - Wali Kota Bontang, Basri Rase, memberikan tanggapannya terkait pernyataan Kabid Perizinan DPM-PTSP, Febtri Manik, mengenai pentingnya mempertimbangkan potensi wilayah industri untuk masa depan Kota Bontang setelah era migas berakhir.
Basri menegaskan bahwa pemerintah daerah sudah mulai merancang berbagai strategi untuk memastikan keberlanjutan ekonomi kota.
"Pendekatan yang disampaikan DPM-PTSP sangat relevan dengan visi kami untuk Bontang pasca migas. Kami harus memanfaatkan potensi industri yang ada agar dapat menjaga stabilitas ekonomi kota," ujar Basri.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang: Perlu Pertimbangkan Potensi Wilayah Industri Pasca Migas0
- Begini Konsep Kawasan Industri DPM-PTSP Bontang0
- Wali Kota Bontang Ikut Optimis Penyampaian DPM-PTSP Soal Penyerapan APBD0
- DPM-PTSP Bontang Optimis Penyerapan APBD 2024 Maksimal0
- Wakil Wali Kota Bontang Apresiasi Komitmen Terhadap Peningkatan Pelayanan Publik DPM-PTSP0
Basri menekankan bahwa pemerintah kota mendukung penuh upaya pembebasan lahan di kawasan industri serta mendorong investasi baru yang dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kami akan terus berupaya menarik investor dengan memberikan kemudahan dalam proses perizinan dan memastikan regulasi yang mendukung. Kami juga terbuka untuk kerjasama dengan pihak swasta dalam berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol dan pelabuhan," tambahnya.
Selain itu, Basri juga menyoroti pentingnya kesiapan teknis dan administrasi dalam pengelolaan kawasan industri.
"Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk bagian hukum dan ekonomi di Pemkot Bontang, untuk memastikan semua aspek teknis dan administrasi dapat terpenuhi. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Bontang," tuturnya.
Dengan demikian, Basri Rase menunjukkan komitmen pemerintah kota untuk mendukung dan memfasilitasi transformasi ekonomi Bontang menuju era baru yang lebih beragam dan berkelanjutan. (ADV)










.jpg)
