- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPM-PTSP Bontang Optimis Penyerapan APBD 2024 Maksimal
_(16)_3.jpg)
ANALOG NEWS - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang, Muhammad Aspiannur, optimistis pihaknya bisa memaksimalkan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang tahun 2024.
Aspiannur menjelaskan bahwa berbagai upaya dilakukan guna mempercepat berbagai kegiatan, baik dalam promosi, kajian, maupun kegiatan lainnya. Ia mengaku optimistis semua target bisa tercapai.
"Saya optimis target bisa tercapai. Di semester pertama tahun 2024 saja, capaian kami sudah hampir 50 persen," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Wakil Wali Kota Bontang Apresiasi Komitmen Terhadap Peningkatan Pelayanan Publik DPM-PTSP0
- DPM-PTSP Bontang Optimalkan Pelayanan Investasi0
- Najirah Dukung Sistem Baru DPM-PTSP Bontang0
- DPM-PTSP Bontang Implementasikan OSS Terbaru0
- DPM-PTSP Bontang: Apa Itu Investasi?0
Dalam waktu dekat, ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan. Misalnya, rencana promosi investasi di Malang, Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dengan menghadirkan pelaku usaha di Kota Taman yang direncanakan akhir Juli ini, hingga renovasi loket layanan DPM-PTSP di Mall Pelayanan Publik (MPP) Pasar Taman Rawa Indah, serta kegiatan lain yang terkait dengan sosialisasi investasi dan perizinan.
"Sebenarnya secara postur anggaran, OPD kami terbilang kecil dibanding OPD lain di Bontang. Jadi, jika ditanya apakah anggaran akan terserap, kami yakin bisa," tegasnya.
Dia menyebutkan, alokasi anggaran untuk DPM-PTSP mencapai Rp17 miliar.
Anggaran tersebut digunakan untuk mendanai berbagai kegiatan hingga operasional OPD. Belum lama ini, pihaknya melaporkan bahwa dari sekitar Rp17 miliar anggaran, pada semester pertama 2024, serapannya sudah nyaris mencapai 50 persen.
Oleh karena itu, DPM-PTSP optimistis anggaran yang ada bisa terserap maksimal. (ADV)










.jpg)
