- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DPMD Kukar Bersama Mitra Kerja Gelar Rapat Evaluasi Program

Keterangan Gambar : Momen rapat internal DPMD Kukar.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi internal dengan mitra DPMD pada Kamis, 18 April 2024.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan agenda rutin setiap triwulan. Namun, dalam kondisi yang sangat penting, rapat koordinasi dapat dilakukan lebih sering, bahkan setiap bulan.
Kata dia, Pada 2024, DPMD mengalami beberapa perubahan, termasuk penyesuaian aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Dana (SIPD). "Karena itu, kami memandang cukup untuk melakukan rapat evaluasi di bulan April ini," ujar Arianto.
Baca Lainnya :
- Jembatan Baru di Dusun Antai Sebulu Rampung, Akses Masyarakat Kini Lebih Mudah 0
- Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Camat Ardiansyah Harapkan Pelayanan Optimal0
- Pemkab Kukar Perkuat Layanan Publik dengan Pengangkatan PPPK0
- Kecamatan Loa Kulu Dapat Anggaran Pembangunan Terbesar di 20240
- Ekonomi Kreatif Tenggarong, Berkembang Bersama Pasar Seni Baru0
"Setiap triwulan, laporan harus termonitor. Pada sesi kedua rapat ini, kami berkolaborasi dengan mitra, termasuk gugus tugas pendamping desa, tenaga ahli dari pendamping desa dan kelurahan (pendekar), serta pendamping dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Tugas mereka adalah mempercepat pelaksanaan program DPMD," tambah Arianto.
Tujuan rapat ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana program kegiatan yang telah disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing bidang PPTK (Pejabat Pembuat Komitmen).
Selain itu, DPMD juga memantau serapan anggaran yang telah diberikan ke lembaga tersebut. Pelaporan kegiatan menjadi fokus penting, dan Pemda Kukar memiliki sistem pemantauan yang dikordinir oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Meskipun secara prinsip tidak ada kendala, beberapa PPTK masih dalam proses persiapan dan pelaksanaan pekerjaan awal.
Beberapa proyek sudah mencapai 70 persen, sementara yang lain baru berjalan 10 persen. Target minimal 25 persen pelaksanaan program di triwulan pertama harus tercapai.
Arianto berharap bahwa capaian ini dapat meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan kendala-kendala dapat diatasi, dan program pembangunan di Kukar dapat berjalan sesuai rencana. (Adv)










.jpg)
