- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Kecamatan Loa Kulu Dapat Anggaran Pembangunan Terbesar di 2024
.jpg)
Keterangan Gambar : Camat Loa Kulu, Kukar, Ardiansyah.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Sebuah babak baru dimulai di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, dengan penerimaan anggaran pembangunan terbesar dari APBD Kukar tahun 2024.
Anggaran ini akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur yang signifikan, dengan fokus utama pada perbaikan jalan desa dan gang lingkungan.
Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengungkapkan pada Rabu (17/4/2024), "Kami akan membangun sistem desa yang terintegrasi dengan anggaran yang besar ini, yang akan memperbaiki fasilitas jalan desa sampai ke gang lingkungan."
Baca Lainnya :
- Ekonomi Kreatif Tenggarong, Berkembang Bersama Pasar Seni Baru0
- Arianto: Safari Ramadan, Momentum Bupati Edi Damansyah Evaluasi Program 0
- Refleksi dan Proyeksi: Kukar Siapkan Langkah Cermat dalam Penambahan Anggaran RT0
- Halal Bihalal DPMD Kukar: Momen Kebangkitan Semangat Kerja Pasca Liburan0
- Inovasi Pertanian di Tenggarong Seberang: Petani Kini Lebih Mandiri0
Ia berharap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Loa Kulu.
Kata dia, program pembangunan infrastruktur ini akan melibatkan kerja sama dengan sejumlah organisasi perangkat daerah di Kukar.
Ardiansyah menekankan bahwa program ini harus dijalankan oleh desa dan kecamatan, dengan fokus pada perbaikan jalan di sejumlah titik yang telah lama memerlukan perhatian.
Salah satu inisiatif yang diambil adalah program pembangunan berkelanjutan.
Pengurus RT diminta untuk mendata titik jalan yang rusak, yang belum terakomodir dalam Musrembang kecamatan.
Kata Ardiansyah, data ini akan diprioritaskan dalam Musrembang Kecamatan.
"Desa akan berkoordinasi dengan desa lain untuk perbaikan bersama," tambah Ardiansyah.
Dengan anggaran yang besar ini, Camat Loa Kulu mengajak semua pihak untuk menggunakan dana tersebut dengan bijak dan sesuai dengan RPJMD kabupaten.
"RT bertanggung jawab atas jalan lingkungan, dan Desa bertanggung jawab atas jalan poros. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk memajukan Loa Kulu," tutupnya. (Adv)










.jpg)
