- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Refleksi dan Proyeksi: Kukar Siapkan Langkah Cermat dalam Penambahan Anggaran RT

Keterangan Gambar : Kepala DPMD Kukar, Arianto.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Di tengah dinamika pembangunan yang terus bergerak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menghadapi tantangan dalam menyesuaikan anggaran Rukun Tetangga (RT) dengan kebutuhan yang terus berkembang.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sedang melakukan refleksi mendalam untuk menentukan langkah-langkah cermat dalam penambahan anggaran.
"Kita sedang melakukan analisa dengan bupati. Kita inventarisir, kalau seratus juta rupiah apa saja peruntukannya," kata Arianto pada Selasa (16/4/2024).
Baca Lainnya :
- Halal Bihalal DPMD Kukar: Momen Kebangkitan Semangat Kerja Pasca Liburan0
- Inovasi Pertanian di Tenggarong Seberang: Petani Kini Lebih Mandiri0
- Pemindahan Kantor Lurah Maluhu ke Sasana Krida Bhakti, Camat Tenggarong Minta Dukungan Pemerintah Da0
- Adakan Beragam Pelatihan, Dispora Kukar Bangkitkan Semangat Pertanian di Kalangan Pemuda0
- Jadi Pengedar Sabu, Pemuda 18 Tahun di Bontang Ditangkap Polisi0
Kata dia, program yang berjalan saat ini memberikan 50 juta rupiah per RT, yang jika dihitung keseluruhan mencapai 150 miliar rupiah dari APBD.
"Kalau memang nanti kita menganalisis untuk kebutuhan percepatan pembangunan memungkinkan untuk ditambah, itu boleh dan tidak dilarang aturan. Apalagi APBD Kukar naik lagi tahun ini," katanya.
Pernyataan ini menunjukkan keterbukaan pemerintah daerah terhadap kemungkinan penyesuaian anggaran yang berbasis pada analisis kebutuhan aktual.
"Itu bisa, secara regulasi. Nanti kajiannya adalah apakah RT di Kukar urgent untuk diberikan anggaran 100 juta," kata Arianto.
Arianto menginginkan, langkah yang diambil ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.
Arianto juga menekankan bahwa setiap penambahan anggaran harus memberikan dampak yang signifikan dalam pembangunan.
"Jangan sampai kita anggaran 100 juta rupiah, kemudian tidak optimal dan tidak berdampak pada pembangunan maupun laporan pertanggungjawaban kegiatannya," katanya. (Adv)










.jpg)
