- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dispora Kaltim Tegaskan Pentingnya Netralitas ASN Menjelang Pilkada 2024
Analognews.id, Samarinda - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Kalimantan Timur (Kaltim) terus dipantau. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim, Sri Wartini, yang menegaskan pentingnya netralitas ASN dalam pelaksanaan Pilkada.
“ASN diharapkan tetap profesional dalam menjalankan tugas dan tidak menunjukkan keberpihakan politik secara terang-terangan,” ucap Sri Wartini, Sabtu (9/11/2024).
Baca Lainnya :
- Pacu Produktivitas, Dispora Kaltim Beri Dukungan Teknologi untuk Karang Taruna0
- Kreativitas Pemuda Kaltim Diadu di Festival Musik November 2024, Segera Daftar!0
- Sinergi dan Inovasi Jadi Fokus Rapat Koordinasi Sekretariat DPRD Kaltim0
- Jahidin: Pembentukan AKD Jadi Kunci Pelaksanaan Tugas DPRD Kaltim0
- Kaltim Raih Prestasi Gemilang di Peparnas XVII, Salehuddin Dorong Sinergi untuk Perkuat Dukungan Atl0
Sri menjelaskan, meskipun ASN diperbolehkan hadir dalam acara kampanye, kehadiran tersebut harus sebatas untuk memahami visi dan misi para kandidat, bukan untuk menunjukkan dukungan politik. Menurutnya, netralitas ASN merupakan bagian dari profesionalisme yang harus dijaga, terutama dalam situasi politik seperti Pilkada.
“Para ASN harus netral. Kita boleh mendengar dan memahami visi misi dari kandidat, namun tidak boleh menunjukkan sikap keberpihakan,” tambahnya.
Dispora Kaltim, lanjut Sri, telah mengambil berbagai langkah untuk menjaga netralitas ASN, termasuk melalui apel rutin dan imbauan tertulis yang diberikan secara berkala. Hal ini diharapkan dapat memastikan ASN di lingkungan Kaltim selalu menjaga profesionalisme mereka dan tidak terlibat dalam politik praktis yang dapat mempengaruhi kinerja sebagai pelayan publik.
“Upaya ini dilakukan agar ASN Kaltim selalu menjaga profesionalisme dan tidak terlibat dalam politik praktis yang dapat mempengaruhi kinerja mereka sebagai pelayan publik,” jelasnya.
Sri juga berharap agar masyarakat luas memahami pentingnya netralitas ASN dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil. Dispora Kaltim, menurutnya, berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan mendukung pelaksanaan Pemilu yang profesional. (Adv).










.jpg)
