- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Jahidin: Pembentukan AKD Jadi Kunci Pelaksanaan Tugas DPRD Kaltim

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Jahidin. (Foto: Fai)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Jahidin, mengungkapkan alasan di balik terhentinya beberapa agenda pelayanan masyarakat.
Bukan karena tidak ada keinginan untuk bergerak, tetapi karena ada satu hal penting yang harus ditunggu: terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
“Kita sudah menyelesaikan sejumlah tahap penting, seperti rapat kelompok kerja dan penyusunan tata tertib (tatib). Namun, tanpa AKD, tugas dewan belum bisa dijalankan sepenuhnya,” ungkap Jahidin, yang merupakan anggota Fraksi PKB.
Ia menggambarkan situasi yang serba tertunda, meski persiapan telah dilakukan dengan matang. AKD, menurut Jahidin, adalah elemen penting yang memegang kunci pelaksanaan tugas DPRD, baik dalam urusan internal maupun eksternal. Tanpa pembentukan AKD, struktur tugas yang jelas tidak dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
“Secara kelembagaan, kita sudah siap. Rapat sudah selesai, tatib pun rampung. Tapi tanpa AKD, pembagian tugas sesuai dengan bidang kerja belum bisa dilakukan,” jelasnya, menekankan bahwa pembentukan struktur formal ini sangat krusial untuk kelancaran kinerja dewan.
Namun, ada kabar baik yang mengiringi situasi ini. Jahidin mengungkapkan bahwa pembentukan AKD dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan November ini. Setelah itu, seluruh Anggota DPRD Kaltim akan siap untuk turun ke lapangan, melayani masyarakat, dan menindaklanjuti berbagai isu konstituen.
“Kami memang belum bisa turun langsung sebelum AKD ini terbentuk,” katanya, namun ia memastikan begitu AKD terbentuk, anggota dewan akan segera bekerja sesuai dengan bidang masing-masing.
Dengan optimisme yang tetap terjaga, Jahidin menutup perbincangan dengan penuh harapan. “Begitu AKD terbentuk, kita langsung bergerak,” pungkasnya. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
