- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Kaltim Raih Prestasi Gemilang di Peparnas XVII, Salehuddin Dorong Sinergi untuk Perkuat Dukungan Atl

Keterangan Gambar : Atlet Difabel Perwakilan Kaltim di Ajang PEPARNAS XVII 2024. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Suara tepuk tangan riuh dan semangat membara di Solo, Jawa Tengah, menyambut kemenangan para atlet difabel dari berbagai daerah dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII/2024.
Kalimantan Timur (Kaltim) turut menyumbang prestasi luar biasa dengan meraih 7 medali emas, 13 perak, dan 17 perunggu, menempatkan provinsi ini di posisi ke-13 dalam klasemen akhir perolehan medali.
Hasil ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pencapaian Kaltim di Peparnas XVI di Papua, yang hanya menghasilkan 5 medali emas.
Keberhasilan kali ini menjadi bukti nyata kerja keras para atlet, dukungan berbagai pihak, serta pengembangan yang semakin kuat dalam dunia olahraga disabilitas di Kaltim.
Namun, di balik prestasi yang menggembirakan tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Salehuddin, mengingatkan adanya tantangan yang perlu segera diatasi.
Dalam wawancaranya dengan awak media, Salehuddin menekankan pentingnya penguatan komunikasi dan koordinasi antar pihak terkait untuk memberikan dukungan yang lebih optimal bagi atlet difabel.
“Komunikasi antar pihak perlu diperkuat untuk memahami dengan lebih baik kebutuhan para atlet dan memberikan dukungan penuh kepada mereka,” ujar Salehuddin.
Politisi Partai Golkar yang dikenal vokal mendukung pengembangan olahraga di Kaltim ini juga menyebutkan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia menekankan bahwa koordinasi yang erat antara OPD sangat krusial untuk menciptakan lingkungan yang mendukung para atlet, baik dalam proses persiapan maupun saat bertanding.
“Koordinasi antar OPD sangat membantu memastikan bahwa atlet disabilitas mendapatkan perhatian yang memadai. Ini penting untuk memberikan mereka dukungan yang terbaik,” tambah Salehuddin.
Ia juga mengingatkan bahwa komunikasi yang baik antara OPD dan DPRD Kaltim, termasuk dirinya, perlu terus ditingkatkan.
“Kami optimis bisa memberikan dukungan yang lebih besar di masa mendatang. Tentu saja, hal ini harus dikomunikasikan dengan baik agar dapat memberikan manfaat maksimal,” tegasnya.
Salehuddin pun berharap bahwa prestasi di Peparnas XVII/2024 bukanlah titik akhir, melainkan awal dari upaya lebih besar untuk terus berprestasi di ajang olahraga nasional maupun internasional.
“Prestasi ini adalah langkah awal yang menunjukkan bahwa kami siap memperkuat sinergi dan mendukung para atlet Kaltim agar dapat berkiprah lebih luas,” ungkapnya dengan penuh keyakinan. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
