- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dispora Kaltim Berkomitmen Tingkatkan Kualitas SKOI Kaltim

Analognews.id, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Rasman, menyatakan bahwa upaya ini akan dilakukan melalui kerja sama strategis guna memperkuat pembinaan atlet berbakat di sekolah tersebut. “SKOI selama ini mampu menjadi unggulan Kaltim dalam melahirkan atlet-atlet berbakat. Untuk itu, kita harus memperkuat SKOI,” ungkap Rasman, Minggu (17/11/2024).
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Dorong Karang Taruna Bangkitkan Ekonomi Desa Melalui UMKM dan Desa Wisata0
- Dispora Kaltim Resmi Lepas Kontingen Pra Popnas Zona IV ke Kendari0
- Kejuaraan Pickleball Resmi Dibuka, Rasman: Olahraga Ini Potensial dan Menyenangkan0
- Dispora Kaltim Dorong Perkembangan Pickleball Lewat Open Tournament 20240
- Kejuaraan Piala Gubernur Kaltim U-13 dan U-15 Jadi Ajang Pembuktian Bakat Sepak Bola Muda0
Menurut Rasman, SKOI berperan penting sebagai sekolah khusus olahraga yang secara berkelanjutan membina kompetensi atlet. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelatihan dan program pembinaan menjadi prioritas utama.
“SKOI memang tempatnya olahragawan. Ke depan, akan dilakukan berbagai pelatihan khusus untuk mendukung pembinaan atlet, mirip dengan pola di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) maupun Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) di tingkat kabupaten/kota,” terangnya.
Lebih lanjut, Rasman berharap kerja sama tidak hanya dilakukan oleh Dispora Kaltim, tetapi juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota melalui dinas pemuda dan olahraga masing-masing.
“Kami ingin agar pembinaan atlet tidak hanya terpusat di SKOI, tetapi juga didukung oleh pemerintah daerah, sehingga pembinaan olahraga dapat berjalan lebih luas dan merata,” katanya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran SKOI Kaltim dalam melahirkan atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (adv).










.jpg)
