- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Dispora Kaltim Berkomitmen Tingkatkan Kualitas SKOI Kaltim

Analognews.id, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Rasman, menyatakan bahwa upaya ini akan dilakukan melalui kerja sama strategis guna memperkuat pembinaan atlet berbakat di sekolah tersebut. “SKOI selama ini mampu menjadi unggulan Kaltim dalam melahirkan atlet-atlet berbakat. Untuk itu, kita harus memperkuat SKOI,” ungkap Rasman, Minggu (17/11/2024).
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Dorong Karang Taruna Bangkitkan Ekonomi Desa Melalui UMKM dan Desa Wisata0
- Dispora Kaltim Resmi Lepas Kontingen Pra Popnas Zona IV ke Kendari0
- Kejuaraan Pickleball Resmi Dibuka, Rasman: Olahraga Ini Potensial dan Menyenangkan0
- Dispora Kaltim Dorong Perkembangan Pickleball Lewat Open Tournament 20240
- Kejuaraan Piala Gubernur Kaltim U-13 dan U-15 Jadi Ajang Pembuktian Bakat Sepak Bola Muda0
Menurut Rasman, SKOI berperan penting sebagai sekolah khusus olahraga yang secara berkelanjutan membina kompetensi atlet. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelatihan dan program pembinaan menjadi prioritas utama.
“SKOI memang tempatnya olahragawan. Ke depan, akan dilakukan berbagai pelatihan khusus untuk mendukung pembinaan atlet, mirip dengan pola di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) maupun Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) di tingkat kabupaten/kota,” terangnya.
Lebih lanjut, Rasman berharap kerja sama tidak hanya dilakukan oleh Dispora Kaltim, tetapi juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota melalui dinas pemuda dan olahraga masing-masing.
“Kami ingin agar pembinaan atlet tidak hanya terpusat di SKOI, tetapi juga didukung oleh pemerintah daerah, sehingga pembinaan olahraga dapat berjalan lebih luas dan merata,” katanya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran SKOI Kaltim dalam melahirkan atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (adv).










.jpg)
