- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dispora Kaltim Dorong Perkembangan Pickleball Lewat Open Tournament 2024
Analognews.id, Samarinda - Olahraga pickleball semakin populer di Kalimantan Timur. Hal ini terbukti dari tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti Open Tournament Pickleball Kaltim 2024, yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat, 15 November 2024, di GOR 27 September Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda.
Turnamen tersebut diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kaltim. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi besar yang ditunjukkan oleh para peserta. Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa pickleball memiliki potensi besar untuk terus berkembang di daerah tersebut.
Baca Lainnya :
- Kejuaraan Piala Gubernur Kaltim U-13 dan U-15 Jadi Ajang Pembuktian Bakat Sepak Bola Muda0
- Pemusatan Latihan Atlet Kaltim, Dispora Terapkan Pembatasan Penggunaan Gadget0
- Piala Gubernur Kaltim U-13 dan U-15, Ajang Seleksi Atlet Muda Menuju Piala Suratin0
- Dispora Kaltim Kenalkan Olahraga Pickleball ke Kalangan Pelajar0
- Dispora Kaltim Bangun Kanopi Multifungsi di GOR Kadrie Oening Samarinda0
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Mereka sudah memahami bahwa pickleball ini bisa bersanding dengan cabang olahraga lain,” ucapnya, Sabtu (16/11/2024).
Sri menjelaskan bahwa pickleball dapat menjadi wadah untuk mencetak generasi atlet baru di Kalimantan Timur. Ia juga menyoroti keunggulan olahraga ini yang tidak memerlukan biaya besar dan membutuhkan lapangan yang relatif kecil, sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat.
“Atlet itu dibentuk tidak hanya dari fisik, tapi juga melalui wadah seperti ini. Apalagi pickleball tidak membutuhkan biaya tinggi dan lapangannya pun tidak luas,” katanya.
Lebih lanjut, Sri mengungkapkan harapannya agar pickleball tidak hanya berkembang di tingkat lokal, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam ajang nasional, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Kami berharap pickleball bisa menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan resmi di PON 2028. Pada PON 2024 kemarin, pickleball masih berstatus eksibisi. Namun, kami optimis bahwa ke depan, atlet-atlet dari Kaltim dapat berkontribusi lebih besar,” tutupnya. (Adv).










.jpg)
