- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Kejuaraan Pickleball Resmi Dibuka, Rasman: Olahraga Ini Potensial dan Menyenangkan
Analognews.id, Samarinda - Kejuaraan Picklebal resmi dibuka di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (16/11). Ajang ini menjadi momentum penting bagi para atlet untuk unjuk kemampuan di olahraga yang kian populer tersebut. Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman.
Rasman menyoroti perkembangan Pickleball sebagai cabang olahraga yang baru saja diakui oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur. “Olahraga ini masih baru, tapi sudah menunjukkan potensi besar. Kehadirannya memberikan ruang bagi atlet untuk terus berkembang,” ucapnya, Sabtu (16/11/2024).
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Dorong Perkembangan Pickleball Lewat Open Tournament 20240
- Kejuaraan Piala Gubernur Kaltim U-13 dan U-15 Jadi Ajang Pembuktian Bakat Sepak Bola Muda0
- Pemusatan Latihan Atlet Kaltim, Dispora Terapkan Pembatasan Penggunaan Gadget0
- Piala Gubernur Kaltim U-13 dan U-15, Ajang Seleksi Atlet Muda Menuju Piala Suratin0
- Dispora Kaltim Kenalkan Olahraga Pickleball ke Kalangan Pelajar0
Rasman juga memaparkan sejumlah syarat untuk mendirikan sebuah cabang olahraga (cabor) baru. Menurutnya, cabor harus memiliki struktur organisasi yang jelas, seperti Pengurus Cabang (Pengcab) di berbagai daerah. Selain itu, partisipasi dalam berbagai kejuaraan serta pembinaan atlet sejak usia dini menjadi faktor penting untuk menciptakan ekosistem olahraga yang solid.
“Pickleball memiliki peluang besar karena mudah dimainkan dan menyenangkan. Olahraga ini merupakan perpaduan tenis lapangan, bulu tangkis, dan tenis meja. Bahkan, orang tua berusia di atas 50 tahun pun bisa ikut serta karena tidak terlalu menguras tenaga,” terangnya.
Selain menjadi olahraga rekreatif, Rasman optimistis Pickleball bisa melahirkan prestasi yang membanggakan. Ia berharap olahraga ini dapat berkembang lebih jauh, bahkan menembus ranah industri olahraga.
“Ke depan, kami ingin membangun prestasi melalui Pickleball. Ini bukan hanya soal bermain untuk bersenang-senang, tetapi juga mengembangkan potensi atlet hingga menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya. (Adv).










.jpg)
