- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Desakan Penambahan Gedung Sekolah di Sangatta Makin Kuat
DPRD Kutai Timur: Penerimaan Siswa di Sekolah Negeri Terus Mencapai Batas Maksimum

Keterangan Gambar : Ketua Komisi D DPRD Kutim, Yan Ipui
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR - Rapat Dengar Pendapat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terkait penerimaan siswa baru jenjang SMA dan SMK di Sangatta belum menemukan solusi. Para orang tua mengeluhkan anak-anak mereka tidak diterima di sekolah karena kuota penuh, meskipun sudah mendaftar lebih awal.
Ketua Komisi D DPRD Kutim, Yan Ipui, menegaskan masalah ini akan terus berlanjut tanpa penambahan gedung sekolah. "Solusinya adalah membangun unit atau sekolah baru. Selama kita belum membangun sekolah baru, sulit bagi kita untuk mengatasi masalah ini," kata Yan dalam rapat di Ruang Sidang Hearing Kantor DPRD Kutim pada Rabu (03/07/2024).
Yan menambahkan, penyelesaian ini harus melibatkan pihak provinsi yang memiliki kewenangan tertinggi dalam menentukan kebijakan.
Baca Lainnya :
- Keluhan Pencemaran Lingkungan oleh Perusahaan Tambang di Kutim, DPRD Janji Tindak Lanjut0
- Belum Dibayar Pesangon, DPRD Kutim Panggil PT AETL0
- Donald Trump Selamat dari Upaya Pembunuhan saat Kampanye di Pennsylvania0
- Masa Jabatan Kades Diperpanjang Dua Tahun, DPRD Kutim: Selesaikan Janji Kampanye!0
- Kadis PU Kutim Dua Kali Mangkir Rapat, DPRD Kecewa0
"Saya minta laporan rinci dari UPT agar nanti kita bisa koordinasi dengan provinsi. Ini bukan ranah kita, jadi kita akan perjuangkan di provinsi," ungkapnya.
Selain gedung baru, tenaga pengajar juga sangat dibutuhkan. "Ketika sekolah baru nanti banyak, guru-guru baru juga diperlukan. Setiap tahun banyak lulusan, jadi kita tidak akan kekurangan tenaga pengajar. Komitmen pemerintah juga penting," ujar Yan.
Menurutnya, membangun pendidikan yang layak bagi anak bangsa adalah kewajiban yang harus dipenuhi untuk melahirkan generasi terdidik sesuai dengan asas undang-undang.
"Itu tanggung jawab dasar negara dalam melayani masyarakat, jadi sudah seharusnya kita memperjuangkan itu," tegas Yan. (Adv)

Views: 732










.jpg)
