- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
David Rante Dorong Penataan Aset Daerah Kutai Timur dengan Sistem Terintegrasi

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur, David Rante
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR - Anggota DPRD Kutai Timur, David Rante, menyoroti pentingnya penataan aset daerah dengan sistem yang lebih terintegrasi dan terpercaya. Menurutnya, pemerintah perlu meningkatkan pencatatan aset-aset seperti tanah dan kendaraan untuk memastikan pengelolaan yang efisien dan transparan.
David Rante mengemukakan bahwa catatan aset daerah, baik yang bergerak maupun tidak, menjadi hal krusial yang perlu diselesaikan dengan baik.
"Pencatatan aset daerah, seperti tanah dan kendaraan, merupakan catatan penting yang harus diselesaikan dengan baik," katanya.
Baca Lainnya :
- Jas dan Pin Emas 40 Anggota DPRD Baru Kutim Telah Siap, Dilantik 14 Agustus0
- Soal SIP Perawat, DPM-PTSP Bontang Sebut Sudah Sesuai Aturan0
- Faisal Rachman Dorong Subsidi Pupuk dan Pemasaran untuk Meningkatkan Produksi Pertanian di Kutai Tim0
- Faizal Rachman Ungkap Proyeksi Pendapatan Daerah Kutai Timur dalam Rapat Banggar Tahun 20250
- Novel Tyty Paembonan Perjuangkan Transparansi Penyaluran Beasiswa, Harus Adil dan Tepat Sasaran0
Ia menyoroti masalah utama terkait kendaraan sebagai aset bergerak yang tidak tercatat dengan baik dapat menghambat proses pengadaan kendaraan di masa depan.
"Yang paling krusial adalah catatan harta bergerak, terutama kendaraan. Masalah ini dapat menghambat pengadaan kendaraan di masa mendatang," tambahnya.
David juga menekankan bahwa ketidaktertiban dalam pencatatan aset dapat menghambat operasional di lapangan, di mana kendaraan sangat dibutuhkan untuk tenaga pengajar dan layanan kesehatan di daerah terpencil.
Untuk mengatasi permasalahan ini, David mengusulkan perlunya sistem pencatatan yang lebih terintegrasi dan efisien. "Kita membutuhkan sistem pencatatan yang terintegrasi dan efisien untuk memastikan setiap aset dapat terkelola dengan optimal," paparnya.
Dengan pendekatan ini, David berharap bahwa pemerintah dapat meningkatkan transparansi dan pengelolaan aset daerah secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan mendukung efisiensi operasional dan pelayanan publik di Kutai Timur. (Adv)

Views: 618










.jpg)
