- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bupati Kukar Tegaskan Komitmen Penurunan Stunting Lewat Kunjungan ke RSUD AM Parikesit

Keterangan Gambar : Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah berkunjung ke RSUD AM Parikesit. (Hms)
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan penurunan stunting dengan kunjungan langsung ke RSUD AM Parikesit pada Rabu (3/7/2024). Dalam kunjungannya, ia menjumpai lima balita penderita stunting dari Desa Muara Enggelam, didampingi Direktur Utama RSUD AM Parikesit, Martina Yuliati, dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).
"Penanganan stunting adalah prioritas utama pemerintah daerah. Kami fokus tidak hanya pada program di tingkat kabupaten, tetapi juga memastikan penanganannya sampai ke desa-desa. Koordinasi lintas sektor dan penguatan data adalah kunci keberhasilan upaya ini," ujar Edi Damansyah.
Edi juga mengapresiasi RSUD AM Parikesit atas kesigapannya dalam menangani kasus stunting, seraya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Koordinasi OPD Jadi Fokus Utama, Pemkab Kutim Respon Kritik Fraksi AKB0
- Upaya Pemkab Kutim Tingkatkan PAD dan Pelayanan Publik0
- Ardiansyah Sulaiman Tanggapi Pandangan Fraksi KIR0
- Polemik Laporan Keuangan Kutai Timur: Pemerintah dan PDIP0
- Pemkab Kutim Respons Silpa Rp 1,77 Triliun: Evaluasi Kinerja Keuangan Diperketat0
"Stunting adalah masalah serius yang harus kita tangani bersama. Tidak boleh ada kendala di lapangan. Saya meminta TPPS di semua tingkatan untuk aktif memantau dan memastikan intervensi stunting berjalan efektif," tegas Edi.
Direktur RSUD AM Parikesit, Martina Yuliati, menyambut baik kunjungan Bupati dan menyatakan kesiapan rumah sakit untuk mendukung penuh program penurunan stunting.
"Kami telah menyiapkan tim khusus yang akan fokus menangani kasus-kasus stunting. Selain itu, kami juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting," jelas Martina. (*)










.jpg)
