- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Bupati Kukar Tegaskan Komitmen Penurunan Stunting Lewat Kunjungan ke RSUD AM Parikesit

Keterangan Gambar : Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah berkunjung ke RSUD AM Parikesit. (Hms)
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan penurunan stunting dengan kunjungan langsung ke RSUD AM Parikesit pada Rabu (3/7/2024). Dalam kunjungannya, ia menjumpai lima balita penderita stunting dari Desa Muara Enggelam, didampingi Direktur Utama RSUD AM Parikesit, Martina Yuliati, dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).
"Penanganan stunting adalah prioritas utama pemerintah daerah. Kami fokus tidak hanya pada program di tingkat kabupaten, tetapi juga memastikan penanganannya sampai ke desa-desa. Koordinasi lintas sektor dan penguatan data adalah kunci keberhasilan upaya ini," ujar Edi Damansyah.
Edi juga mengapresiasi RSUD AM Parikesit atas kesigapannya dalam menangani kasus stunting, seraya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Koordinasi OPD Jadi Fokus Utama, Pemkab Kutim Respon Kritik Fraksi AKB0
- Upaya Pemkab Kutim Tingkatkan PAD dan Pelayanan Publik0
- Ardiansyah Sulaiman Tanggapi Pandangan Fraksi KIR0
- Polemik Laporan Keuangan Kutai Timur: Pemerintah dan PDIP0
- Pemkab Kutim Respons Silpa Rp 1,77 Triliun: Evaluasi Kinerja Keuangan Diperketat0
"Stunting adalah masalah serius yang harus kita tangani bersama. Tidak boleh ada kendala di lapangan. Saya meminta TPPS di semua tingkatan untuk aktif memantau dan memastikan intervensi stunting berjalan efektif," tegas Edi.
Direktur RSUD AM Parikesit, Martina Yuliati, menyambut baik kunjungan Bupati dan menyatakan kesiapan rumah sakit untuk mendukung penuh program penurunan stunting.
"Kami telah menyiapkan tim khusus yang akan fokus menangani kasus-kasus stunting. Selain itu, kami juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting," jelas Martina. (*)










.jpg)
