- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Bupati Kukar Tegaskan Komitmen Penurunan Stunting Lewat Kunjungan ke RSUD AM Parikesit

Keterangan Gambar : Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah berkunjung ke RSUD AM Parikesit. (Hms)
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan penurunan stunting dengan kunjungan langsung ke RSUD AM Parikesit pada Rabu (3/7/2024). Dalam kunjungannya, ia menjumpai lima balita penderita stunting dari Desa Muara Enggelam, didampingi Direktur Utama RSUD AM Parikesit, Martina Yuliati, dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).
"Penanganan stunting adalah prioritas utama pemerintah daerah. Kami fokus tidak hanya pada program di tingkat kabupaten, tetapi juga memastikan penanganannya sampai ke desa-desa. Koordinasi lintas sektor dan penguatan data adalah kunci keberhasilan upaya ini," ujar Edi Damansyah.
Edi juga mengapresiasi RSUD AM Parikesit atas kesigapannya dalam menangani kasus stunting, seraya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Koordinasi OPD Jadi Fokus Utama, Pemkab Kutim Respon Kritik Fraksi AKB0
- Upaya Pemkab Kutim Tingkatkan PAD dan Pelayanan Publik0
- Ardiansyah Sulaiman Tanggapi Pandangan Fraksi KIR0
- Polemik Laporan Keuangan Kutai Timur: Pemerintah dan PDIP0
- Pemkab Kutim Respons Silpa Rp 1,77 Triliun: Evaluasi Kinerja Keuangan Diperketat0
"Stunting adalah masalah serius yang harus kita tangani bersama. Tidak boleh ada kendala di lapangan. Saya meminta TPPS di semua tingkatan untuk aktif memantau dan memastikan intervensi stunting berjalan efektif," tegas Edi.
Direktur RSUD AM Parikesit, Martina Yuliati, menyambut baik kunjungan Bupati dan menyatakan kesiapan rumah sakit untuk mendukung penuh program penurunan stunting.
"Kami telah menyiapkan tim khusus yang akan fokus menangani kasus-kasus stunting. Selain itu, kami juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting," jelas Martina. (*)










.jpg)
