- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bupati Edi Damansyah Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Aparatur Sipil Negara di Kukar

Keterangan Gambar : Sekda Kukar, Sunggono dalam upacara pelepasan purna tugas Tajuddin, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pernyataan tersebut disampaikan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, dalam upacara pelepasan purna tugas Tajuddin, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Senin (29/4/2024).
Edi menyoroti bahwa kinerja ASN seringkali mendapat kritik dari berbagai kalangan di Kukar.
Baca Lainnya :
- Apresiasi Sekda Sunggono Atas Pengabdian Tajuddin sebagai ASN Kukar0
- ASN Dinas Koperasi dan UKM Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik0
- Guru Kreatif: Ekspresi Seni di Balik Meja Mengajar0
- Asisten I Pemkab Kukar Dorong Kompetensi Guru melalui Program Pendidikan Guru Penggerak0
- Bupati Kukar Dorong Guru Merespon Program Pendidikan Guru Penggerak0
Kritik tersebut menyoroti metode penilaian kinerja yang dianggap belum memadai dan tidak mencerminkan kinerja sebenarnya di lapangan, terutama dengan adanya perubahan sistem kerja ASN dan sasaran kinerja pegawai.
"Saat ini masih belum sesuai dengan maksud dan tujuan regulasi yang ada," ujarnya.
Dia menekankan bahwa perubahan sistem tersebut bertujuan untuk menyesuaikan kinerja ASN dengan tuntutan zaman di era revolusi industri.
Edi menambahkan bahwa ASN harus mampu menjawab dinamika kebutuhan masyarakat dengan kinerja yang cepat, akurat, dan sesuai sasaran.
"Sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, perekat, dan pemersatu bangsa, ASN memiliki tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat," katanya.
Selain itu, Edi menekankan pentingnya ASN untuk memegang nilai-nilai inti, seperti berorientasi pada pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, harmoni, loyalitas, adaptabilitas, dan kolaborasi.
Dia juga mengajak ASN di Kukar untuk mengadopsi semangat dari employer branding, yaitu bangga melayani masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan bahagia.
"Ini tidak hanya tentang memberikan pelayanan yang prima, tetapi juga tentang membangun citra positif dan meningkatkan kepuasan masyarakat," pungkasnya. (Adv)










.jpg)
