- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Guru Kreatif: Ekspresi Seni di Balik Meja Mengajar

Keterangan Gambar : Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Akhmad Taufik Hidayat, saat meninjau karya seni para guru.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Para guru tidak hanya berperan dalam memberikan pendidikan formal kepada murid-muridnya, tetapi juga memiliki bakat seni yang mereka kembangkan bersama anak didik.
Karya-karya ini dipamerkan dalam acara Lokakarya ke-7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 9, yang diadakan di SMPN 1 Tenggarong pada Minggu (28/4/2024) pagi.
Setelah membuka Lokakarya PGP, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Akhmad Taufik Hidayat, bersama panitia dan pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melihat pameran hasil karya guru-guru.
Baca Lainnya :
- Asisten I Pemkab Kukar Dorong Kompetensi Guru melalui Program Pendidikan Guru Penggerak0
- Bupati Kukar Dorong Guru Merespon Program Pendidikan Guru Penggerak0
- Disdikbud Kukar Gencarkan Sosialisasi untuk Tingkatkan Akreditasi PAUD0
- DP3A Kukar Siapkan Terobosan Baru dengan Mal Pelayanan Perempuan dan Anak 0
- Rakornas PB 2024 Dorong Penerapan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana0
Beragam karya dipamerkan di 11 stan pameran, termasuk kerajinan tangan, kain batik, dan buku-buku.
Akhmad Taufik Hidayat memberikan apresiasi kepada para guru yang masih sempat menyalurkan kreativitas mereka, serta mendorong para murid untuk turut serta dalam kegiatan berkarya meskipun kesibukan utama mereka sebagai guru.
"Kami, Pemerintah, mendukung inisiatif kreatif ini sebagai motivasi bagi semua pihak untuk mengembangkan bakat dan kreativitas," ujarnya.
Program PGP bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pribadi peserta dalam proses belajar mengajar.
Selain itu, PGP juga dapat menjadi syarat untuk menjadi Kepala Sekolah. Harapan besar terletak pada 53 peserta PGP Angkatan 9 ini, diharapkan mereka lulus dengan baik demi kemajuan pendidikan di Kukar.
Melalui ekspresi seni dan karya-karya yang dihasilkan, para guru tidak hanya memberikan pelajaran kepada murid-muridnya di kelas, tetapi juga menjadi contoh bagi mereka untuk mengeksplorasi dan menyalurkan kreativitas mereka di luar ruang kelas.
"Kita berharap karya ini terus dikembangkan oleh guru-guru penggerak untuk memberi pelajaran kepada para murid," tutup Taufik. (Adv/)










.jpg)
