- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Guru Kreatif: Ekspresi Seni di Balik Meja Mengajar

Keterangan Gambar : Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Akhmad Taufik Hidayat, saat meninjau karya seni para guru.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Para guru tidak hanya berperan dalam memberikan pendidikan formal kepada murid-muridnya, tetapi juga memiliki bakat seni yang mereka kembangkan bersama anak didik.
Karya-karya ini dipamerkan dalam acara Lokakarya ke-7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 9, yang diadakan di SMPN 1 Tenggarong pada Minggu (28/4/2024) pagi.
Setelah membuka Lokakarya PGP, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Akhmad Taufik Hidayat, bersama panitia dan pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melihat pameran hasil karya guru-guru.
Baca Lainnya :
- Asisten I Pemkab Kukar Dorong Kompetensi Guru melalui Program Pendidikan Guru Penggerak0
- Bupati Kukar Dorong Guru Merespon Program Pendidikan Guru Penggerak0
- Disdikbud Kukar Gencarkan Sosialisasi untuk Tingkatkan Akreditasi PAUD0
- DP3A Kukar Siapkan Terobosan Baru dengan Mal Pelayanan Perempuan dan Anak 0
- Rakornas PB 2024 Dorong Penerapan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana0
Beragam karya dipamerkan di 11 stan pameran, termasuk kerajinan tangan, kain batik, dan buku-buku.
Akhmad Taufik Hidayat memberikan apresiasi kepada para guru yang masih sempat menyalurkan kreativitas mereka, serta mendorong para murid untuk turut serta dalam kegiatan berkarya meskipun kesibukan utama mereka sebagai guru.
"Kami, Pemerintah, mendukung inisiatif kreatif ini sebagai motivasi bagi semua pihak untuk mengembangkan bakat dan kreativitas," ujarnya.
Program PGP bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pribadi peserta dalam proses belajar mengajar.
Selain itu, PGP juga dapat menjadi syarat untuk menjadi Kepala Sekolah. Harapan besar terletak pada 53 peserta PGP Angkatan 9 ini, diharapkan mereka lulus dengan baik demi kemajuan pendidikan di Kukar.
Melalui ekspresi seni dan karya-karya yang dihasilkan, para guru tidak hanya memberikan pelajaran kepada murid-muridnya di kelas, tetapi juga menjadi contoh bagi mereka untuk mengeksplorasi dan menyalurkan kreativitas mereka di luar ruang kelas.
"Kita berharap karya ini terus dikembangkan oleh guru-guru penggerak untuk memberi pelajaran kepada para murid," tutup Taufik. (Adv/)










.jpg)
