- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Rakornas PB 2024 Dorong Penerapan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana

Keterangan Gambar : Jajaran BPBD Kukar.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turut serta dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) yang diselenggarakan di Kota Bandung, Jawa Barat.
Acara yang berlangsung selama dua hari, 23-24 April 2024, dihadiri oleh 447 perwakilan BPBD dari seluruh penjuru Indonesia.
Tema utama Rakornas PB tahun ini, yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), adalah Pengembangan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana.
Baca Lainnya :
- DWP KKP Kunjungi Kukar, Berikan Apresiasi Atas Kekayaan Budaya Kutai0
- DP3A Kukar Hadirkan Pusbaga: Solusi Bijak untuk Masalah Keluarga0
- Dispora Kukar Bangun Komunitas Kaligrafi untuk Merangsang Kreativitas0
- FKPR 2024: Ajang Inspirasi dan Pertunjukan Bakat Para Pemuda Kukar0
- Dispora Kukar Membangun Kolaborasi dengan Pelaku Usaha Muda Melalui Forum Kewirausahaan Pemuda0
Hal ini menegaskan pentingnya penerapan teknologi dan inovasi dalam meningkatkan efektivitas serta efisiensi dalam penanggulangan bencana di berbagai wilayah.
Dalam acara tersebut, BPBD Kukar diwakili langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji, beserta jajarannya.
Mereka turut aktif dalam berbagai diskusi dan pembahasan terkait penanggulangan bencana, yang meliputi kebijakan dan strategi, pra bencana, kedaruratan dan logistik peralatan, pascabencana, serta tata kelola dan akuntabilitas.
"Rakornas ini memberikan wawasan dan informasi yang sangat berharga bagi kami, terutama terkait strategi penanggulangan bencana di wilayah Kukar. Kami berkomitmen untuk menerapkan berbagai instruksi dan rekomendasi yang diberikan oleh BNPB dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana," kata Setianto, Kamis (25/4/2024).
Penerapan teknologi dan inovasi menjadi fokus utama dalam rakor tersebut.
BPBD di seluruh Indonesia didorong untuk mengadopsi sistem teknologi yang lebih canggih dalam pemantauan dan mitigasi bencana.
Hal ini dianggap penting mengingat luasnya wilayah Kukar, yang sering kali menjadi tantangan dalam menjangkau daerah-daerah terpencil yang rentan terhadap bencana.
Selain itu, Rakornas PB juga menjadi ajang untuk pertukaran pengalaman dan pembelajaran antar-BPBD.
Dengan berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi oleh masing-masing daerah, kerjasama dan kolaborasi antar-BPBD menjadi kunci dalam memperkuat ketangguhan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
Dari hasil rakor tersebut, BPBD Kukar berkomitmen untuk mengimplementasikan berbagai strategi dan rekomendasi yang telah dibahas bersama.
"Langkah konkret akan kita diambil untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di Kabupaten Kukar, hal itu untuk melindungi masyarakat kita dan aset-aset vital dari dampak yang mungkin terjadi," pungkasnya. (Adv)










.jpg)
