- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Asisten I Pemkab Kukar Dorong Kompetensi Guru melalui Program Pendidikan Guru Penggerak

Keterangan Gambar : Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, membuka Lokakarya ke-7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 9, di SMPN 1 Tenggarong pada Minggu (28/4/2024) pagi.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Balai Guru Kaltim Asniah, Kepala Cabang Dinas Wilayah 3 Kaltim, serta sejumlah perwakilan dari DPRD Kukar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, dan Organisasi Mitra Pendidikan.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, menjelaskan bahwa PGP dilaksanakan selama enam bulan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dan memenuhi syarat untuk menjadi Kepala Sekolah.
Baca Lainnya :
- Bupati Kukar Dorong Guru Merespon Program Pendidikan Guru Penggerak0
- Disdikbud Kukar Gencarkan Sosialisasi untuk Tingkatkan Akreditasi PAUD0
- DP3A Kukar Siapkan Terobosan Baru dengan Mal Pelayanan Perempuan dan Anak 0
- Rakornas PB 2024 Dorong Penerapan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana0
- DWP KKP Kunjungi Kukar, Berikan Apresiasi Atas Kekayaan Budaya Kutai0
Diakui bahwa masih ada kekurangan calon Kepsek di Kukar, sehingga diharapkan 53 peserta PGP Angkatan 9 lulus dengan baik untuk kemajuan pendidikan di Kukar.
Akhmad Taufik Hidayat menyoroti pentingnya penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam konteks PGP, ia mendorong guru-guru untuk terus meningkatkan kompetensi dalam hal penguasaan TIK dan ilmu pengetahuan serta teknologi lainnya.
"Pemerintah Kabupaten perlu terus memotivasi para guru, terutama yang telah mengikuti PGP, untuk menerapkan praktik terbaik di sekolah masing-masing, guna memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan pendidikan di Kukar," ujarnya.
Menurut Taufik, Pendidikan Guru Penggerak diatur secara resmi oleh Pemerintah dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 26 Tahun 2022.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan fokus pada peningkatan kemampuan kepemimpinan pembelajaran bagi guru.
Taufik menekankan pentingnya partisipasi semua guru dalam PGP, serta mendorong Disdikbud Kukar dan Kepala Sekolah untuk mendukung guru-guru dalam mengikuti program ini.
Dari data yang diterima, beberapa guru yang telah mengikuti PGP sebelumnya telah berhasil menjadi Kepala Sekolah, menunjukkan bahwa program ini telah memberikan dampak positif bagi pengembangan karier guru.
Taufik berharap semua peserta PGP Angkatan 9 dapat lulus dengan predikat sangat memuaskan, serta dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan pendidikan di Kukar.
"Harapan kita PGP Angkatan 9 akan menghasilkan guru-guru yang berkualitas dan mampu membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan di Kukar," pungkasnya. (Adv)










.jpg)
