- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bontang Gelar Operasi Timbang untuk Pencegahan Stunting di Kaltim

ANALOG NEWS - Operasi Timbang sebagai bagian dari Pencanangan Gerakan Serentak Pencegahan Stunting Provinsi Kalimantan Timur. Rabu (12/6/2024) siang.
Monitoring dilakukan di Posyandu Kasih Ibu 1 Jalan Sutan Syahrir Kelurahan Tanjung Laut Indah, dihadiri oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, Ketua TP PKK Bontang Hapidah, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati, serta Camat dan Lurah se-Kecamatan Bontang Selatan.
"Alhamdulillah, dari data yang kami punya sebanyak 9.200 bayi, baru 2.000-an yang sudah dilakukan timbang sampai hari ini," ujar Wali Kota Basri Rase.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Bontang Ikuti Wawancara Nirwasita Tantra oleh KLHK0
- Wali Kota Bontang Hadiri Kick Off Penyusunan Rantek RPJMD 2025-20290
- Wali Kota Bontang Gelar Malam Ramah Tamah Bersama Komando Resor Militer 091/ASN0
- Wali Kota Bontang Resmi Buka Bimtek Pelatihan Kader Kesehatan Kelurahan Guntung0
- Pemkot Bontang Gelar FGD Persiapan Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik 20240
Wali Kota berharap sebelum 30 Juli nanti, seluruh bayi dari total 9.200 dapat dipastikan sudah ditimbang.
"Kota Bontang sangat fokus dalam penurunan angka stunting ini, walaupun sebenarnya kami merasa keberatan dengan hasil Survei Kesehatan Indonesia yang mencapai 27 persen," ungkapnya.
Basri Rase menyatakan bahwa semua pihak telah melakukan intervensi dalam penurunan angka stunting. Upaya ini melibatkan pemerintah, perusahaan, dan PKK yang bekerja bersama terhadap bayi-bayi yang terindikasi stunting.
Wali Kota memerintahkan Dinas Kesehatan Bontang untuk mendata hingga tanggal 30 Juni dan memastikan penimbangan bayi terus dilakukan.
"Kalau perlu, lakukan jemput bola timbang bayi supaya 100 persen, agar pada 30 Juli setelah semua selesai, data akan disandingkan dengan hasil SKI," tandasnya. (ADV)










.jpg)
