- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Bontang Gelar Operasi Timbang untuk Pencegahan Stunting di Kaltim

ANALOG NEWS - Operasi Timbang sebagai bagian dari Pencanangan Gerakan Serentak Pencegahan Stunting Provinsi Kalimantan Timur. Rabu (12/6/2024) siang.
Monitoring dilakukan di Posyandu Kasih Ibu 1 Jalan Sutan Syahrir Kelurahan Tanjung Laut Indah, dihadiri oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, Ketua TP PKK Bontang Hapidah, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati, serta Camat dan Lurah se-Kecamatan Bontang Selatan.
"Alhamdulillah, dari data yang kami punya sebanyak 9.200 bayi, baru 2.000-an yang sudah dilakukan timbang sampai hari ini," ujar Wali Kota Basri Rase.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Bontang Ikuti Wawancara Nirwasita Tantra oleh KLHK0
- Wali Kota Bontang Hadiri Kick Off Penyusunan Rantek RPJMD 2025-20290
- Wali Kota Bontang Gelar Malam Ramah Tamah Bersama Komando Resor Militer 091/ASN0
- Wali Kota Bontang Resmi Buka Bimtek Pelatihan Kader Kesehatan Kelurahan Guntung0
- Pemkot Bontang Gelar FGD Persiapan Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik 20240
Wali Kota berharap sebelum 30 Juli nanti, seluruh bayi dari total 9.200 dapat dipastikan sudah ditimbang.
"Kota Bontang sangat fokus dalam penurunan angka stunting ini, walaupun sebenarnya kami merasa keberatan dengan hasil Survei Kesehatan Indonesia yang mencapai 27 persen," ungkapnya.
Basri Rase menyatakan bahwa semua pihak telah melakukan intervensi dalam penurunan angka stunting. Upaya ini melibatkan pemerintah, perusahaan, dan PKK yang bekerja bersama terhadap bayi-bayi yang terindikasi stunting.
Wali Kota memerintahkan Dinas Kesehatan Bontang untuk mendata hingga tanggal 30 Juni dan memastikan penimbangan bayi terus dilakukan.
"Kalau perlu, lakukan jemput bola timbang bayi supaya 100 persen, agar pada 30 Juli setelah semua selesai, data akan disandingkan dengan hasil SKI," tandasnya. (ADV)










.jpg)
