- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Wali Kota Bontang Hadiri Kick Off Penyusunan Rantek RPJMD 2025-2029

Keterangan Gambar : Wali Kota Bontang, Basri Rase
ANALOG NEWS - Wali Kota Bontang, Basri Rase, turut hadir dalam acara Kick Off Penyusunan Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Rantek RPJMD) Tahun 2025-2029. Acara yang diadakan oleh Pemerintah Kota Bontang melalui inisiatif Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapepperida) ini berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang pada Selasa (11/6/2024) pagi.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Bontang Maming, Faisal, Amir Tosina, dan Tri Ismawati. Hadir pula Sekda Aji Erlynawati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Lukman, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Asdar, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Bahauddin, para Kepala OPD, unsur perusahaan, camat dan lurah, serta instansi terkait.
Tim ahli dari Universitas Mulawarman, yang meliputi Dr. Ir. Bambang Indratno Gunawan, M.Si, IPU, Heru Susilo, S.Pi, M.Si, Ph.D, Dr. Erwiantono, S.Pi, M.Si, dan Harry Setya Nugraha, S.H, M.H, turut serta dalam kegiatan ini. Penyusunan Rantek RPJMD dilakukan sebagai respons atas berakhirnya periode RPJMD Kota Bontang Tahun 2021-2026 dan dimulainya Tahapan Pemilukada serentak Tahun 2024, sesuai dengan Permendagri 86/2017 yang menetapkan bahwa Teknokratik RPJMD harus diselesaikan sebelum penetapan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Bontang Gelar Malam Ramah Tamah Bersama Komando Resor Militer 091/ASN0
- Wali Kota Bontang Resmi Buka Bimtek Pelatihan Kader Kesehatan Kelurahan Guntung0
- Pemkot Bontang Gelar FGD Persiapan Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik 20240
- Rekomendasi Rakernas APEKSI XVII 2024: Upaya Bersama Mewujudkan Kota Maju di Indonesia0
- Wakil Wali Kota Bontang Buka Bimbingan Teknis Character Building bagi Guru PAUD0
Rantek RPJMD ini mencakup analisis kondisi daerah, perumusan masalah dan isu-isu strategis pembangunan daerah, serta penjabaran visi dan misi calon kepala daerah. Visi Bontang Berkualitas menjadi landasan RPJPD Kota Bontang 2025-2045, yang bertujuan menjadikan Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Basri Rase menegaskan pentingnya langkah awal penyusunan Rantek ini sebagai bagian dari perjalanan menuju RPJP Bontang Berkualitas 2045. Ia menekankan perlunya deteksi isu-isu strategis dan potensi daerah serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan di Bontang.
"RPJMD tahap pertama ini menjadi pedoman untuk menjawab tantangan kita ke depan terhadap berbagai permasalahan dan isu-isu strategis beserta solusinya," ujar Wali Kota Basri Rase, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah, sekaligus menjadikan Bontang bukan hanya sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tetapi juga mitra strategis dengan segala potensinya.
Acara ini juga dirangkai dengan penandatanganan Berita Acara kesepakatan sebagai bahan penyempurnaan Penyusunan Rantek RPJMD Tahun 2025-2029, yang melibatkan Anggota DPRD Kota Bontang, unsur perusahaan, kepala OPD, dan instansi terkait. (ADV)










.jpg)
