- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pemkot Bontang Gelar FGD Persiapan Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik 2024

ANALOG NEWS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati, mewakili Wali Kota Bontang, memimpin Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka persiapan Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota Bontang pada Kamis (6/6/2024) siang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala OPD terkait, Kepala Bagian Organisasi Setda Bontang, Natalia Trisnawati, serta perwakilan Puskesmas se-Kota Bontang. Narasumber dari kantor Ombudsman RI Kalimantan Timur, yakni Kepala Keasistenan Pencegahan Malaadministrasi, Dwi Farisa Putra Wibowo, dan Asisten Pratama, Ignasius Ryan Gamas, juga hadir dalam diskusi tersebut.
Dalam sambutannya, Aji Erlynawati menjelaskan bahwa salah satu indikator keberhasilan program reformasi birokrasi Pemerintah Kota Bontang dalam bidang pelayanan publik adalah melalui evaluasi tingkat kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik.
Baca Lainnya :
- Rekomendasi Rakernas APEKSI XVII 2024: Upaya Bersama Mewujudkan Kota Maju di Indonesia0
- Wakil Wali Kota Bontang Buka Bimbingan Teknis Character Building bagi Guru PAUD0
- Wakil Wali Kota Bontang Buka Launching The Legend Tour Indonesia Cabang Bontang0
- Rakernas XVII APEKSI Balikpapan, Semua Istri Wali Kota Unjuk Kemahiran Memasak0
- Rakernas Apeksi XVII 2024, Wali Kota Bontang Harap Perkuat Sinergi Antar Daerah0
Pada FGD tersebut, disampaikan bahwa hasil penilaian kepatuhan pelayanan publik oleh Ombudsman RI pada Tahun 2023 menunjukkan nilai kepatuhan pelayanan publik Pemerintah Kota Bontang mencapai 88,23, yang merupakan kategori kualitas tertinggi. Tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Bontang kembali menjalani penilaian kepatuhan pelayanan publik oleh Ombudsman dengan target nilai kepatuhan yang lebih tinggi.
Aji Erlynawati menekankan pentingnya kerjasama semua pihak, termasuk Ombudsman sebagai pendamping, Bagian Organisasi sebagai fasilitator, serta unit kerja yang ditetapkan sebagai fokus penilaian, dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
“FGD hari ini merupakan sebuah solusi untuk bisa meningkatkan dan memperbaiki kekurangan yang ada sehingga kinerja kita lebih baik lagi. Yang terpenting adalah pelaksanaan tugas kita sebagai ASN, yaitu bagaimana melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, Saya yakin kita semua dapat melaksanakan perbaikan-perbaikan internal yang akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat,” jelas Sekda Aji Erlynawati.
Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh aparatur pemerintah Kota Bontang untuk terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan berkualitas. (ADV)










.jpg)
