- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bedah Rumah Salah Sasaran, BW Minta Pemerintah Selektif

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Bontang, Bahktiar Wakkang. (L)
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Anggota DPRD Kota Bontang Bahktiar Wakkang menilai program beda rumah yang dilakukan Pemerintah Kota Bontang tidak tepat sasaran.
Dia pun meminta pemerintah untuk lebih selektif dalam memilih penerima bedah rumah.
Bahktiar Wakkang mengatakan, program beda rumah harus dibarengi dengan data yang konkrit. Agar tepat sasaran, dia meminta validasi dilakukan mulai dari tingkat RT.
Baca Lainnya :
- Baharuddin Muin Paparkan Hasil Reses di Paser dan PPU dalam Paripurna ke-43 Digelar0
- Sutomo Jabir Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru0
- Sosbang Nidya Listiyono di Samarinda, Bawah Pesan Saling Menghormati0
- Tenaga Pendidik Didorong Untuk Melek Teknologi0
- Jahidin Ungkap Penyebab Maraknya Konflik Lahan di Kaltim0
“Ada itu yang penerima banyuan bedah rumah justru rumah kos. Ini kan berarti tidak adil,” kata Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang, saat rapat paripurnas di Auditorium Tiga Dimensi Jalan awang Long, Senin (28/11/2023) malam.
Ke depan, Politisi Nasdem ini berharap pemerintah melakukan validasi langsung di lapangan. Dengan harapan, kedepan dinas terkait bisa lebih selektif dalam memilih penerima bantuan.
"Harus validasi datanya, siapa saja yang harus dibantu jangan sampai salah sasaran. Seharusnya itu datanya dari RT kemudian kelurahan dan begitu seterusnya supaya bisa lebih akurat dan memang benar yang emndapatkan bantuan itu memang perlu dibantu bukan rumah kos,” tegasnya
Wali Kota Bontang, Basri Rase langsung menanggapi hal itu, dia mengatakan akan segera melakukan tindakan dengan dan akan mengkroscek langsung ke dinas terkait. Bahkan kata dia, jika memang diperlukan, dirinya akan trun langsung meninjau ke lapangan.
“Kalau perlu kita ke lapangan kita akan turun untuk meninjau langsung,” ujar Basri Rase. (*)










.jpg)
