- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Bapemperda DPRD Kaltim Fokus Propemperda 2026 dan Revisi Perda Sungai Mahakam

Keterangan Gambar : Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat internal. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat internal pada Sabtu (6/9/2025). Rapat ini dilakukan sebagai langkah percepatan pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 sekaligus persiapan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Bapemperda se-Kaltim.
Ketua Bapemperda DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, menjelaskan rapat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri. Ia menegaskan bahwa setiap regulasi yang dibentuk harus menghadirkan manfaat nyata dan tidak memberatkan masyarakat. “Jangan sampai perda yang kita buat justru menyulitkan masyarakat. Kita harus fokus pada regulasi yang mampu memberikan manfaat konkret,” tegas Demmu.
Salah satu rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang menjadi perhatian khusus adalah revisi Perda Nomor 1 Tahun 1989 tentang Lalu Lintas Sungai Mahakam. Aturan ini dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum, meningkatkan keselamatan pelayaran, serta melindungi infrastruktur vital seperti jembatan dan dermaga di sepanjang Sungai Mahakam.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Studi Tiru Pengelolaan CSR ke Kalbar0
- DPRD Kaltim Tekankan Prioritas Air, Energi, dan Pupuk0
- Ekti Imanuel Paparkan Peran DPRD di Paroki HKY Mangkupalas0
- Yonavia Dorong Dukungan UMKM Perempuan di Kubar dan Mahulu0
- Muhammad Husni Fahruddin Dorong Penguatan UMKM Kaltim0
Selain itu, rapat juga membahas sejumlah Ranperda lain, di antaranya tentang Penanggulangan HIV/AIDS, Penyelenggaraan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan, serta beberapa Ranperda inisiatif DPRD Kaltim. Namun, seluruh usulan tersebut ditegaskan harus lebih dulu melengkapi persyaratan administratif sebelum masuk tahap pembahasan.
Bapemperda DPRD Kaltim juga menyepakati rencana pertemuan bersama perwakilan Bapemperda kabupaten/kota se-Kaltim. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menyatukan visi pembentukan regulasi di daerah.
“Pertemuan ini sangat penting untuk menyatukan visi dan misi kita dalam menghadapi tantangan. Kami ingin koordinasi ini bisa menghasilkan solusi konkret untuk Bumi Etam,” pungkas Demmu. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
