- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Aji Ali Husni Tekankan Toleransi dalam Lomba Gerak Sahur Maluhu

Keterangan Gambar : Foto: Aji Ali Husni Kepala Dispora Kukar saat memberikan sambutan.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Lomba Gerak Sahur yang diselenggarakan di Kelurahan Maluhu pada Rabu (27/3/2024) mendapat sorotan khusus dari Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.
Dalam acara yang bertujuan untuk memeriahkan bulan suci Ramadan ini, Aji Ali menekankan pentingnya menjaga toleransi antaragama.
Dalam sambutannya, Aji Ali mengingatkan bahwa perayaan Ramadan harus dilakukan dengan menghormati ketenangan agama lain.
Baca Lainnya :
- Dana Desa Kukar Diselamatkan, Kejari Kukar Dapat Apresiasi0
- Kemeriahan Lomba Gerak Sahur di Kelurahan Maluhu 0
- Edi Damansyah Lantik Sejumlah Pejabat di Kukar 0
- Bupati Edi Damansyah Puji Peran PT Indominco Mandiri0
- Diserang Iran, Israel Panik Hingga Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat0
“Kita harus menjaga toleransi, saling menghormati, menghargai, dan tidak arogan,” ucapnya.
Pesan ini menjadi penting di tengah keragaman agama dan kepercayaan yang ada di Kukar.
Lomba ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat dan berakhir sekitar pukul 03.00 Wita, menunjukkan antusiasme yang tinggi meskipun cuaca kurang mendukung. “Antusias mereka memang sangat luar biasa padahal baru selesai hujan,” kata Aji Ali.
Selain lomba, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian Jawa, seperti gerak pencak silat dari Komunitas PSHT, dan tarian tradisional. Kehadiran kesenian ini menambah warna dalam perayaan Ramadan, sekaligus memperkaya kebudayaan lokal.
Lomba Gerak Sahur ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat hubungan sosial di antara warga.(Adv)










.jpg)
