- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Aji Ali Husni Tekankan Toleransi dalam Lomba Gerak Sahur Maluhu

Keterangan Gambar : Foto: Aji Ali Husni Kepala Dispora Kukar saat memberikan sambutan.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Lomba Gerak Sahur yang diselenggarakan di Kelurahan Maluhu pada Rabu (27/3/2024) mendapat sorotan khusus dari Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.
Dalam acara yang bertujuan untuk memeriahkan bulan suci Ramadan ini, Aji Ali menekankan pentingnya menjaga toleransi antaragama.
Dalam sambutannya, Aji Ali mengingatkan bahwa perayaan Ramadan harus dilakukan dengan menghormati ketenangan agama lain.
Baca Lainnya :
- Dana Desa Kukar Diselamatkan, Kejari Kukar Dapat Apresiasi0
- Kemeriahan Lomba Gerak Sahur di Kelurahan Maluhu 0
- Edi Damansyah Lantik Sejumlah Pejabat di Kukar 0
- Bupati Edi Damansyah Puji Peran PT Indominco Mandiri0
- Diserang Iran, Israel Panik Hingga Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat0
“Kita harus menjaga toleransi, saling menghormati, menghargai, dan tidak arogan,” ucapnya.
Pesan ini menjadi penting di tengah keragaman agama dan kepercayaan yang ada di Kukar.
Lomba ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat dan berakhir sekitar pukul 03.00 Wita, menunjukkan antusiasme yang tinggi meskipun cuaca kurang mendukung. “Antusias mereka memang sangat luar biasa padahal baru selesai hujan,” kata Aji Ali.
Selain lomba, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian Jawa, seperti gerak pencak silat dari Komunitas PSHT, dan tarian tradisional. Kehadiran kesenian ini menambah warna dalam perayaan Ramadan, sekaligus memperkaya kebudayaan lokal.
Lomba Gerak Sahur ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat hubungan sosial di antara warga.(Adv)










.jpg)
