- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Diserang Iran, Israel Panik Hingga Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat

ANALOGNEWS.id - Israel meminta Dewan Keamanan PBB segera menggelar rapat darurat, menyusul serangan Iran terhadap negaranya.
Permintaan tersebut dilayangkan melalui surat resmi yang dikirimkan Duta Besar Israel untuk PBB kepada Presiden Dewan Keamanan PBB Vanessa Frazier.
Dalam surat tersebut, serangan udara Iran disebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Israel.
Baca Lainnya :
- Pastikan Keamanan Arus Balik Lebaran, Kapolri Patroli Udara Jalur Tol 0
- Momen Idul Fitri, Wabup Rendi Solihin Sapa Masyarakat Pesisir0
- Pelukan Hangat Jadi Pembuka Silaturahmi Rendi Solihin ke Kediaman Edi Damansyah0
- Tingkatkan Produksi, Pemkab Kukar bakal Perluas Lahan Pertanian 0
- Bupati Edi Lantik Tiga Dewan Pengawas RPK Kukar 0
“Iran telah melancarkan serangan langsung dari dalam wilayahnya lebih dari 200 drone, rudal jelajah, dan rudal balistik ke arah Israel. Serangan tersebut merupakan eskalasi yang parah dan berbahaya” demikian pernyataan Israel, Minggu (4/4/2024).
Rapat rencananya akan digelar pada Minggu (14/4/2024) sekitar pukul 16.00 waktu setempat.
Israel juga menuntut DKK PBB mengutuk Iran atas pelanggaran berat ini dan menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IGRC), angkatan bersenjata yang membela pemerintah revolusioner Teheran, sebagai organisasi teroris.
"Serangan Iran merupakan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan global dan saya berharap Dewan Keamanan akan menggunakan segala cara untuk mengambil tindakan nyata terhadap Iran," kata Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan dalam sebuah postingan di X pribadinya.
Tak nanya itu, Gilad juga meminta supaya DK PBB menetapkan Korps Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris. Ia beranggapan serangan Iran menjadi ancaman terhadap perdamaian dunia.
"Saya berharap Dewan Keamanan akan bertindak melawan Iran dengan segala caranya," katanya.
Iran melancarakan serangan ke wilayah Israal dengan drone peledak dan rudal, Sabtu (13/4/2024) malam. Israel menyatakan serangan ke Israel merupakan respons atas “banyak kejahatan” yang dilakukan Israel, termasuk serangan terhadap bagian konsuler Kedutaan Besar Iran di Damaskus pada 1 April 2024. (*)










.jpg)
