- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bupati Edi Lantik Tiga Dewan Pengawas RPK Kukar

Keterangan Gambar : Foto: Prosesi pelantikan Dewan Pengawas RPK oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Pelantikan Dewan Pengawas (Dewas) RPK periode 2024-2029 telah dilaksanakan dengan khidmat di Auditorium LPPL RPK, Jumat (22/3/2024).
Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang memimpin langsung prosesi tersebut, menyampaikan harapannya agar Dewas yang baru dapat membawa angin segar bagi RPK.
“Organ ini pertama kali kita bentuk dan tetapkan, seiring dengan keinginan Pemkab Kukar untuk mengoptimalkan peran fungsi RPK,” kata Bupati Edi dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kukar Bangun Pabrik Rumput Laut di Muara Badak0
- Desa Sumber Sari Berencana Bangun Fasilitas Olahraga0
- Kembangkan Ekonomi, Camat Muara Jawa bakal Perkuat Sumber Daya Kelompok Usaha0
- Kelurahan Melayu Kembangkan Bank Sampah Melayu Berkah0
- Program 50 Juta Per RT di Kelurahan Melayu Berjalan Lancar 0
Dia mengapresiasi jerih payah para panitia dalam menjalankan proses seleksi sehingga dapat berjalan dengan mulus.
Dengan terpilihnya Dewi Ariani, Bambang Irawan, dan Ibramsyah, Bupati Edi berharap RPK dapat melakukan langkah cepat untuk membuat perkembangan yang lebih maju lagi.
“Harapan saya nanti dewas jangan kaku bekerjanya, harus ada perbedaan sebelum ada dewas dan sesudah ada dewas. Kalau sama saja, ndak ada arti kita bentuk dewas. Harus ada langkah konkret,” pesannya.
Bupati Edi juga berharap, Dewas mampu mengangkat nama RPK melalui perkembangan fenomena yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, utamanya gen z dan milenial.
Bupati Edi ingin keberadaan Dewas harus memberikan warna dan perubahan bagi RPK, serta menjadi lembaga yang memberikan informasi serta edukasi yang dicintai masyarakat. (Adv)










.jpg)
