- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Bupati Edi Lantik Tiga Dewan Pengawas RPK Kukar

Keterangan Gambar : Foto: Prosesi pelantikan Dewan Pengawas RPK oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Pelantikan Dewan Pengawas (Dewas) RPK periode 2024-2029 telah dilaksanakan dengan khidmat di Auditorium LPPL RPK, Jumat (22/3/2024).
Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang memimpin langsung prosesi tersebut, menyampaikan harapannya agar Dewas yang baru dapat membawa angin segar bagi RPK.
“Organ ini pertama kali kita bentuk dan tetapkan, seiring dengan keinginan Pemkab Kukar untuk mengoptimalkan peran fungsi RPK,” kata Bupati Edi dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kukar Bangun Pabrik Rumput Laut di Muara Badak0
- Desa Sumber Sari Berencana Bangun Fasilitas Olahraga0
- Kembangkan Ekonomi, Camat Muara Jawa bakal Perkuat Sumber Daya Kelompok Usaha0
- Kelurahan Melayu Kembangkan Bank Sampah Melayu Berkah0
- Program 50 Juta Per RT di Kelurahan Melayu Berjalan Lancar 0
Dia mengapresiasi jerih payah para panitia dalam menjalankan proses seleksi sehingga dapat berjalan dengan mulus.
Dengan terpilihnya Dewi Ariani, Bambang Irawan, dan Ibramsyah, Bupati Edi berharap RPK dapat melakukan langkah cepat untuk membuat perkembangan yang lebih maju lagi.
“Harapan saya nanti dewas jangan kaku bekerjanya, harus ada perbedaan sebelum ada dewas dan sesudah ada dewas. Kalau sama saja, ndak ada arti kita bentuk dewas. Harus ada langkah konkret,” pesannya.
Bupati Edi juga berharap, Dewas mampu mengangkat nama RPK melalui perkembangan fenomena yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, utamanya gen z dan milenial.
Bupati Edi ingin keberadaan Dewas harus memberikan warna dan perubahan bagi RPK, serta menjadi lembaga yang memberikan informasi serta edukasi yang dicintai masyarakat. (Adv)










.jpg)
