- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Usulan Kenaikan Insentif Guru Honorer Swasta Disepakati

Keterangan Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Usulan kenaikan insentif bagi guru honorer di sekolah swasta akhirnya disepakati bersama lima pihak pada Senin (25/8/2025). Kesepakatan ini melibatkan Komisi IV DPRD Kaltim, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Dewan Pendidikan Kaltim, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Swasta.
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba, menjelaskan bahwa kesepakatan ini masih bersifat usulan dan akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. “Kami hanya mengusulkan, keputusan akhirnya tetap bergantung pada kemampuan anggaran,” tegasnya.
Ia menekankan, sekolah swasta di Kaltim merupakan bagian dari tanggung jawab Pemprov, sehingga layak mendapat perhatian lebih, khususnya dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik. “Saya optimistis ada kenaikan insentif bagi guru honorer swasta,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Komisi III DPRD Kaltim Bahas Realisasi dan Rencana Anggaran PUPR-PERA dan ESDM0
- Sekwan DPRD Kaltim Hadiri Morning Briefing Bahas Perbaikan Kearsipan0
- Muhammad Husni Fahruddin Pastikan Pembangunan IKN Tetap Prioritas0
- Salehuddin Dorong Penyediaan Sarpras Pendidikan yang Memadai di Kaltim0
- DPRD Kaltim Dorong Transformasi Pertanian Modern di Kutai Timur0
Berdasarkan regulasi, kewenangan untuk menaikkan insentif berada di tangan Disdikbud Kaltim. Usulan yang diajukan memperkirakan kenaikan sekitar 50 persen atau Rp500 ribu per bulan. Dengan begitu, insentif yang sebelumnya Rp1 juta per bulan diharapkan naik menjadi Rp1,5 juta.
H. Baba menilai langkah ini akan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran di sekolah swasta. Menurutnya, perhatian terhadap guru honorer penting agar mereka tetap bersemangat menjalankan tugas mendidik generasi muda.
“Jika usulan ini disetujui, maka insentif guru honorer swasta bisa meningkat signifikan, sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memperhatikan dunia pendidikan,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
