- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Komisi III DPRD Kaltim Bahas Realisasi dan Rencana Anggaran PUPR-PERA dan ESDM

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) maraton bersama dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas PUPR-PERA dan Dinas ESDM Kaltim, di Gedung E DPRD Kaltim.
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, menegaskan forum ini digelar untuk memastikan tidak ada lagi perubahan signifikan dalam rencana anggaran 2026. Dengan demikian, pembahasan APBD 2025 dan 2026 dapat segera dirampungkan sesuai target.
Pada sesi pertama, Sekretaris Dinas ESDM Kaltim, Hadi Suwito, memaparkan capaian realisasi anggaran 2025. Dari pagu Rp165 miliar, hingga saat ini baru terealisasi sekitar Rp40 miliar yang terbagi ke dalam lima program prioritas.
Baca Lainnya :
- Sekwan DPRD Kaltim Hadiri Morning Briefing Bahas Perbaikan Kearsipan0
- Muhammad Husni Fahruddin Pastikan Pembangunan IKN Tetap Prioritas0
- Salehuddin Dorong Penyediaan Sarpras Pendidikan yang Memadai di Kaltim0
- DPRD Kaltim Dorong Transformasi Pertanian Modern di Kutai Timur0
- Agusriansyah Ridwan Dorong Infrastruktur Wisata di Kutai Timur0
Ia merinci, pertama, program pengelolaan aspek kegeologian dengan realisasi 54,94 persen atau Rp553 juta. Kedua, program pengelolaan minerba dengan realisasi 60,78 persen atau Rp672 juta. Ketiga, program pengelolaan energi baru terbarukan (EBT) dan konservasi dengan realisasi 8,94 persen atau Rp6 miliar.
“Keempat, program ketenagalistrikan dengan realisasi 25,64 persen atau Rp15 miliar. Kelima, program penunjang urusan pemerintahan daerah dengan realisasi 56,55 persen atau Rp16 miliar,” sambung Abdulloh saat memimpin rapat.
RDP ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, serta jajaran anggota Komisi III DPRD Kaltim lainnya, yakni Jahidin, Baharuddin Muin, Apansyah, Sugiyono, Arfan, Muhammad Samsun, dan Syarifatul Sya’diah. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
